DetikNews
Senin 04 Februari 2019, 14:26 WIB

Hendak Foto di Peron, Balita di China Jatuh ke Rel Kereta Cepat

Novi Christiastuti - detikNews
Hendak Foto di Peron, Balita di China Jatuh ke Rel Kereta Cepat Foto: Ilustrasi
Beijing - Seorang balita di Wuhan, China terjatuh ke rel kereta cepat saat sedang menunggu kereta bersama ibundanya di stasiun setempat. Beruntung, balita itu berhasil diselamatkan oleh pegawai stasiun tersebut.

Seperti dilaporkan media lokal Changhiang Daily dan dilansir Channel News Asia, Senin (4/2/2019), insiden berawal saat balita laki-laki berusia 2-3 tahun ini sedang menunggu kereta bersama ibundanya di stasiun Wuchang pada Minggu (3/2) siang waktu setempat.

Saat itu, balita ini dan ibundanya hendak pulang ke rumah mereka di Shiyan.


Dituturkan seorang pejabat stasiun bernama Song bahwa awalnya sang ibunda ingin mengambil foto putranya di depan rangkaian kereta yang sedang berhenti sejenak di stasiun tersebut. Sang ibunda menginstruksikan balita itu untuk mengambil langkah mundur beberapa kali agar lebih dekat dengan kereta.

Karena balita itu menghadap ke arah ibundanya dan membelakangi kereta, dia tidak menyadari bahwa dia berdiri semakin dekat celah antara peron dan kereta. Balita itu pun terjatuh ke dalam celah sempit tersebut.

Celah itu dilaporkan sangat dalam dan sempit. Diketahui bahwa rel kereta cepat di stasiun itu ada di kedalaman 1 meter di bawah peron stasiun.

Balita itu diselamatkan pegawai stasiun setelah jatuh ke rel kereta cepatBalita itu diselamatkan pegawai stasiun setelah jatuh ke rel kereta cepat Foto: Photo: Weibo/Chen Qixiong via Channel News Asia

Dua staf stasiun yang ada di dekat lokasi insiden, menyadari ada balita yang terjatuh dan bergegas menyelamatkannya.

Salah satu staf yang sudah veteran bernama Guan Yuyu (50) langsung lompat ke dalam celah untuk menyelamatkan balita itu. Guan menyadari perawakan tubuhnya yang kecil membuatnya mudah masuk ke dalam celah.

Guan berhasil memegang tubuh balita itu dan mengangkatnya ke atas untuk diserahkan kepada koleganya yang menunggu di peron stasiun.


Setelah Guan kembali memanjat ke atas, dia kemudian membahas bersama koleganya bahwa balita itu harus menjalani pemeriksaan medis. Namun saat balita itu diserahkan kepada ibundanya yang menangis, diketahui tidak ada luka-luka di tubuhnya.

Akhirnya balita itu dan ibundanya melanjutkan perjalanan pulang dengan kereta.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed