DetikNews
Sabtu 19 Januari 2019, 14:07 WIB

2 Biksu Ditembak Mati Dalam Kuil di Thailand Selatan

Novi Christiastuti - detikNews
2 Biksu Ditembak Mati Dalam Kuil di Thailand Selatan Ilustrasi (Internet)
Bangkok - Dua biksu Buddha di Narathiwat, Thailand bagian selatan ditembak mati sekelompok pria bersenjata. Dua biksu lainnya mengalami luka-luka dalam insiden penembakan yang terjadi di dalam kuil ini.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Sabtu (19/1/2019), kepolisian setempat menyebut penembakan ini terjadi di dalam Kuil Buddha Rattanupap, Narathiwat pada Jumat (18/1) malam waktu setempat. Para pelaku diyakini menyusup masuk ke dalam kuil.

"Serangan terjadi sekitar pukul 19.30 waktu setempat ketika sejumlah pria bersenjata yang berpakaian serba hitam memasuki kuil melalui area belakang via sebuah kolam," sebut Inspektur Polisi Pakdi Preechachon kepada AFP.

"Dua biksu ditembak mati di dalam kuil sedangkan dua biksu lainnya terluka," imbuhnya.


Dua biksu yang tewas ditembak merupakan kepala kuil tersebut dan wakilnya. Dua biksu lainnya yang mengalami luka-luka kini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.

Para pelaku penembakan masih terus diburu. "Kami meyakini bahwa sedikitnya enam pelaku terlibat penembakan ini dan mereka masih berkeliaran," sebut juru bicara kepolisian distrik Su-ngai Padi kepada Reuters.

Pemimpin junta militer dan Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha mengecam keras penembakan ini.

"Perdana Menteri mengecam serangan kurang ajar semacam ini dan menginstruksikan para pejabat jajarannya untuk menyelidiki dan menemukan para pelaku untuk menghukum mereka," sebut juru bicara pemerintahan Thailand, Buddhipongse Punnakanta.


Kelompok HAM Human Rights Watch (HRW) menyebut serangan terhadap warga sipil di tempat ibadah seperti itu sama saja mengarah pada kejahatan perang.

Pekan lalu, seorang imam masjid di Narathiwat tewas ditembak, namun tidak diketahui pasti apakah insiden itu berkaitan dengan penembakan di kuil ini.

Diketahui bahwa wilayah Thailand bagian selatan, terutama Narathiwat yang terletak dekat perbatasan Malaysia, rawan dilanda konflik. Konflik separatis di wilayah itu telah berlangsung selama lebih dari 15 tahun. Kelompok pemantau independen Deep South Watch menyebut, lebih dari 6.900 orang tewas dan sedikitnya 13 ribu orang lainnya terluka akibat konflik yang berlangsung sejak tahun 2004 ketika aksi kekerasan mengalami peningkatan.

Tokoh-tokoh agama, baik dari penganut Buddha maupun muslim, juga para pejabat otoritas setempat, kerap menjadi korban serangan.


(nvc/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed