DetikNews
Selasa 08 Januari 2019, 19:48 WIB

Anggota Parlemen Jerman Dipukuli Hingga Tak Sadarkan Diri

Novi Christiastuti - detikNews
Anggota Parlemen Jerman Dipukuli Hingga Tak Sadarkan Diri Frank Magnitz (Michael Kappeler/AFP via Getty Images)
Berlin - Seorang anggota parlemen Jerman dipukuli hingga tak sadarkan diri di kota Bremen. Kepolisian setempat menyebutnya sebagai serangan bermotif politik.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/1/2019), Frank Magnitz yang merupakan anggota parlemen dan politikus dari partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD) ini mengalami luka parah usai diserang di kota Bremen pada Senin (7/1) waktu setempat.

Penyerangan disebut dilakukan oleh tiga orang pelaku. Kepolisian setempat menyebut Magnitz diserang dan dipukuli dengan tongkat kayu.

Foto yang dirilis oleh AfD via Twitter menunjukkan Magnitz di atas tandu dengan wajah berlumuran darah. Terlihat dalam foto itu bahwa Magnitz mengalami luka parah dan cukup dalam di bagian dahi, kemudian mata sebelah kirinya juga mengalami memar.


Tidak diketahui pasti apakah para pelaku penyerangan telah ditangkap. Motif penyerangan ini juga belum diketahui pasti. Namun kepolisian setempat menyebutnya sebagai serangan bermotif politik.

Pihak AfD menyalahkan para aktivis antifasis atas serangan terhadap anggotanya tersebut. AfD juga menyebut penyerangan itu sebagai percobaan pembunuhan terhadap Magnitz.

Para politikus dari berbagai partai di Jerman mengecam keras serangan terhadap Magnitz dan mendorong kepolisian untuk segera menindak para pelakunya.

"Tidak ada pembenaran untuk aksi kekerasan bahkan terhadap AfD," sebut anggota parlemen Jerman dari Partai Hijau, Cem Ozdemir. "Jika Anda memerangi kebencian dengan kebencian, Anda membiarkan kebencian untuk menang," imbuhnya.


Diketahui bahwa pekan lalu, sebuah ledakan menargetkan kantor AfD terjadi di wilayah Saxony. Kepolisian setempat menyatakan bahwa usai ledakan itu, serangan terhadap AfD yang dikenal antiimigran mengalami peningkatan. Kebanyakan insiden melibatkan aksi vandalisme.

Terkait ledakan yang menargetkan kantor AfD di kota Doebeln, Saxony, kepolisian setempat telah menahan tiga tersangka. Ledakan itu tidak memakan korban jiwa, namun memicu kebakaran dan kerusakan pada kendaraan serta gedung-gedung sekitarnya.


(nvc/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
>