Insiden ini menunjukkan bahaya yang dihadapi warga Amerika Tengah di Meksiko dalam upaya mereka mendapatkan suaka di Amerika Serikat.
Dalam sebuah statemen seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (19/12/2018), kantor penuntut umum di Tijuana mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kematian kedua remaja tersebut. Keduanya menunjukkan tanda-tanda ditikam dan dicekik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua korban diyakini berumur sekitar 16 atau 17 tahun.
Alden Rivera, Duta Besar Honduras untuk Meksiko mengatakan, kedua remaja tersebut berasal dari Honduras. Dikatakannya, serangan terhadap mereka terjadi pada Sabtu (15/12) sore waktu setempat. Seorang remaja lainnya selamat dalam serangan itu.
"Pada saat ini, yang bisa kami sampaikan adalah bahwa ketiga anak laki-laki dibawa ke sebuah tempat," ujar Rivera kepada Reuters.
"Dua orang dari mereka dibunuh secara brutal dan salah satunya selamat dalam insiden itu, yang kini tengah dilindungi otoritas Meksiko," imbuhnya. (ita/ita)










































