Senat AS Salahkan Putra Mahkota Saudi Atas Pembunuhan Khashoggi

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 14 Des 2018 10:49 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman (Dok. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS)
Washington DC - Senat Amerika Serikat (AS) dengan tegas menyalahkan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) sebagai sosok yang bertanggung jawab atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi. Hal ini jelas menjadi kecaman keras untuk Presiden Donald Trump yang mendukung Saudi dalam kasus Khashoggi.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (14/12/2018), dalam voting yang digelar Kamis (13/12) waktu setempat, Senat AS mendukung resolusi yang menyalahkan MBS atas pembunuhan Khashoggi dan bersikeras menyerukan Saudi untuk mengadili setiap pihak yang bertanggung jawab atas kematian wartawan senior Saudi itu.

Resolusi yang diajukan oleh Senator Republikan, Bob Corker ini, divoting untuk menentukan apakah akan diloloskan atau tidak. Resolusi ini pada umumnya dipandang sebagai bentuk kemarahan pada Trump yang memutuskan untuk menjaga jarak dari kasus Khashoggi demi mempertahankan hubungan AS-Saudi.

Khashoggi yang juga seorang kolumnis The Washington Post ini tewas dibunuh di dalam Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Otoritas Saudi yang awalnya membantah, telah mengakui bahwa Khashoggi dibunuh di dalam konsulatnya di Istanbul oleh tim yang ditugaskan membujuknya pulang ke Saudi.


MBS dicurigai oleh banyak pihak memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Tuduhan itu telah berulang kali dibantah oleh otoritas Saudi.

"Dengan suara bulat, Senat Amerika Serikat menyatakan bahwa Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bertanggung jawab atas pembunuhan Jamal Khashoggi. Itu merupakan pernyataan yang kuat," ucap Senator Corker yang merupakan Ketua Komisi Hubungan Internasional Senat AS.

"Saya pikir itu menyuarakan nilai-nilai yang kita pegang teguh," imbuh Corker dalam pernyataannya.

Resolusi yang mengecam MBS ini selanjutnya akan digulirkan ke House of Representatives (HOR) atau DPR AS. Hasil voting Senat AS yang mendukung resolusi itu sama saja memberi tekanan pada pemimpin DPR AS untuk menggelar voting resolusi Khashoggi bulan ini juga, sebelum Kongres AS reses akhir tahun.


Trump sebelumnya menegaskan dukungan untuk pemerintahan Saudi dan Putra Mahkota Saudi dalam menghadapi kemelut kasus Khashoggi, meskipun hasil penilaian Badan Intelijen Pusat (CIA) menyatakan kemungkinan MBS yang memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

Saat ditanya soal resolusi Khashoggi ini, juru bicara Gedung Putih menekankan bahwa pemerintahan AS telah memberlakukan sanksi terhadap 17 warga Saudi terkait kasus pembunuhan Khashoggi. "Kepentingan strategis kita dengan Kerajaan Arab Saudi tetap terjaga dan kita terus memandang bahwa dua tujuan untuk melindungi Amerika dan mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan, bisa dicapai," tegas juru bicara Gedung Putih.


Saksikan juga video 'Senator AS Yakin MBS Perintahkan Bunuh Khashoggi':

[Gambas:Video 20detik]


Senat AS Salahkan Putra Mahkota Saudi Atas Pembunuhan Khashoggi
(nvc/ita)