Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish mengatakan, teror tersebut berlangsung ketika para ulama berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ledakkan bom ini juga menewaskan tiga pejabat pemerintahan.
"Seorang pembom bunuh diri meledakkan bomnya di dalam aula pernikahan tempat para ulama Islam berkumpul untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad," kata Danish, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (20/11/2018).
Hingga saat ini belum diketahui apakah ada yang bertanggung jawab atas ledakan itu. Aparat keamanan dan petugas kesehatan sudah menangani peristiwa tersebut.
(zap/zak)











































