DetikNews
Selasa 20 November 2018, 04:17 WIB

Novelis Cina Dihukum 10 Tahun Penjara karena Tulisan Soal Homoerotis

Yulida Medistiara - detikNews
Novelis Cina Dihukum 10 Tahun Penjara karena Tulisan Soal Homoerotis lustrasi Penulis (Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono)
Beijing - Seorang novelis Cina dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena menulis dan menyebarkan novel terkait homoerotis. Peristiwa itu memunculkan debat di internet tentang kerasnya hukumannya.

Dilansir dari CNN, Selasa (20/11/2018) wanita tersebut bermarga Liu, tetapi lebih dikenal dengan nama samaran internetnya Tiany. Ia ditangkap pada 2017 lalu setelah novelnya berjudul 'Occupy' sukses.

Seorang petugas polisi di provinsi Anahui, Cina Timur menggambarkan buku tersebut berisi perilaku seksual cabul antara laki-laki yang diatur ke tema kekerasan, pelecehan dan penghinaan.

Meskipun vonis tersebut jatuh pada 31 Oktober lalu, kasus Liu baru menarik perhatian publik setelah viral di internet.

Popularitas fiksi homoerotis yang dijuluki 'cinta anak laki-laki' ini meningkat dalam beberapa tahun terakhir di Cina. Di mana industri rumahan yang sedang berkembang menerbitkan ratusan judul dari penulis setiap bulannya.

Beberapa judul pun telah diadapatasi menjadi film, termasuk salah satunya seri web populer tahun lalu 'Guardian'. Baru-baru ini raksasa internet Cina juga memanfaatkan tren ini dengan mengungumkan telah mengakuisisi dua judul populer untuk di adaptasi online.

Liu disebut telah menghasilkan lebih dari 150.000 yuan ($ 21.624) melalui penjualan 'Occupy' dalam novel eksplisit lainnya. Di Cina produksi dan penjualan pornografi masih dilarang keras.

Akan tetapi hukuman berat yang diberikan pada Liu dianggap menjadi penyebab kemarahan di kalangan masyarakat pengguna media sosial. Banyak juga yang membandingkan beratnya hukuman yanga harus dijalani Liu, tak lebih ringan daripada penjahat kejam yang dihukum 3-10 tahun.

"Penulis layak mendapat simpati. Dia memang melanggar tapi hukuman satu tahun berlebihan apalagi 10 tahun," kata Li Yinhe seorang seksolog dan sosioalog Cina yang memiliki dua jutaan followers di Weibo.


Tonton juga 'Penulis Harun Yahya dan 235 Pengikutnya Ditangkap Polisi Turki':

[Gambas:Video 20detik]


(yld/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed