DetikNews
Rabu 14 November 2018, 14:28 WIB

Wartawannya Dilarang Masuk Gedung Putih, CNN Gugat Trump

Novi Christiastuti - detikNews
Wartawannya Dilarang Masuk Gedung Putih, CNN Gugat Trump Donald Trump (Reuters)
Washington DC - CNN mengajukan gugatan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan sejumlah staf Gedung Putih. Gugatan ini terkait keputusan Trump melarang wartawan CNN, Jim Acosta, masuk ke Gedung Putih usai adu mulut dengan Trump dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Seperti dilansir CNN, Rabu (14/11/2018), gugatan hukum itu merupakan respons CNN atas keputusan pemerintah Trump yang menangguhkan akses pers milik Acosta, atau yang disebut oleh Secret Service sebagai 'hard pass' untuk bisa masuk ke Gedung Putih, pekan lalu. Disebutkan gugatan itu bahwa hak-hak Amandemen Pertama dan Kelima milik Acosta dan CNN telah dilanggar oleh larangan masuk itu.

"Gugatan ini menuntut pengembalian surat kepercayaan Gedung Putih milik kepala koresponden CNN untuk Gedung Putih, Jim Acosta. Pencabutan surat kepercayaan yang salah ini telah melanggar hak kebebasan pers yang diatur dalam Amandemen Pertama dan hak mendapat proses hukum yang tepat yang diatur Amandemen Kelima, milik CNN dan Acosta," demikian pernyataan CNN.

"Kami telah meminta pengadilan ini untuk mengeluarkan perintah segera yang memerintahkan akses pers dikembalikan kepada Jim dan akan mencari pemulihan permanen sebagai bagian dari proses ini," imbuh pernyataan itu.


Gugatan diajukan ke Pengadilan Distrik AS di Washington DC pada Selasa (13/11) waktu setempat. Gugatan ditangani oleh hakim Timothy J Kelly, yang ditunjuk Trump menjadi hakim distrik AS. Hakim Kelly memberi waktu kepada para tergugat untuk memberikan tanggapan hingga Rabu (14/11) pagi waktu setempat. Persidangan untuk membahas gugatan ini akan dijadwalkan digelar pada Rabu (14/11) sore waktu setempat.

Setidaknya ada enam tergugat dalam gugatan ini, yakni Trump, Kepala Staf Gedung Putih John Kelly, Sekretaris Pers Sarah Sanders, Wakil Kepala Staf Komunikasi Bill Shine, Direktur Secret Service Randoplh Alles dan agen Secret Service yang mengambil 'hard pass' milik Acosta pada Rabu (7/11) lalu.

Keenam tergugat diungkap namanya ke publik karena peran mereka dalam memberlakukan dan mengumumkan pencabutan 'hard pass' milik Acosta. Dalam gugatan ini, CNN dan Acosta merupakan pihak penggugat.

"Ini bukan langkah yang kita anggap remeh. Tapi tindakan Gedung Putih belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Presiden CNN Worldwide, Jeff Zucker, dalam memo internal kepada staf media ternama tersebut.


Dalam tanggapannya, juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, menyebut CNN 'mencari perhatian' dengan mengajukan gugatan hukum ini. Ditegaskan Sanders bahwa pemerintahan Trump akan 'mempertahankan diri dengan penuh semangat'.

Dalam pernyataannya, CNN menyebut gugatan hukum ini bertujuan mencari putusan awal pengadilan yang menyatakan Acosta bisa kembali masuk ke Gedung Putih dan menjalankan peliputan seperti biasanya. Juga mencari putusan pengadilan yang mencegah Gedung Putih kembali mencabut akses pers milik Acosta di masa mendatang.

Asosiasi Koresponden Gedung Putih menyatakan dukungan penuh pada CNN dalam kasus ini. "Mendukung penuh CNN dalam mengupayakan agar koresponden mereka mendapatkan kembali kepercayaan keamanan Secret Service AS yang tidak seharusnya dicabut oleh Gedung Putih sejak awal," tegas asosiasi ini.

Ditegaskan juga oleh Asosiasi Koresponden Gedung Putih ini bahwa seorang Presiden 'tidak seharusnya dengan seenaknya memilih orang-orang yang meliputnya'. Sedangkan Serikat Kebebasan Sipil Amerika (ACLU) menyebut 'sangat tidak bersifat Amerika dan melanggar hukum bagi seorang presiden untuk mengusir seorang reporter dari ruang briefing Gedung Putih karena melakukan tugasnya'.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed