DetikNews
Sabtu 10 November 2018, 15:24 WIB

Banjir Bandang di Yordania Tewaskan 8 Orang, Ribuan Turis Dievakuasi

Novi Christiastuti - detikNews
Banjir Bandang di Yordania Tewaskan 8 Orang, Ribuan Turis Dievakuasi Ilustrasi (GettyImages)
Amman - Banjir bandang yang menerjang wilayah Yordania menewaskan delapan orang. Bencana alam ini dilaporkan membuat ribuan turis terpaksa dievakuasi dari kawasan wisata bersejarah terkenal, Petra.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (10/11/2018), juru bicara pemerintahan Yordania, Jumana Ghneimat, menyebut hujan deras yang mengguyur beberapa waktu terakhir telah memicu banjir bandang di wilayah selatan Yordania, yang menewaskan delapan orang.

"Hujan deras di wilayah Dabaa (sebelah selatan ibu kota Amman) memicu penutupan jalan raya di area gurun di kedua arah setelah area itu digenangi banjir," sebut Ghneimat dalam pernyataannya.

Disebutkan Ghneimat, korban tewas termasuk dua wanita dan seorang anak. Sedangkan seorang sumber pertahanan sipil setempat menyebut seorang anak lainnya tewas di area Madaba, Amman bagian selatan setelah mobil yang membawanya terjebak banjir bandang.


Sumber pertahanan sipil itu juga menuturkan kepada AFP bahwa lima orang lainnya dilaporkan hilang. "Petugas penyelamat sedang mencari lima orang yang hilang di area tersebut," imbuhnya.

Militer Yordania dilaporkan mengerahkan sejumlah helikopter dan kendaraan lapis baja untuk membantu upaya pencarian korban hilang juga membantu warga yang terjebak banjir.

Ditambahkan Ghneimat bahwa otoritas setempat juga mengevakuasi 3.762 turis dari kota kuno Petra, yang banyak dikenal akan situs arkeologi dan menjadi tujuan wisata penting, akibat cuaca buruk ini.

Laporan televisi setempat menyebut ketinggian banjir di Petra dan beberapa area dekat gurun Wadi Mussa mengalami kenaikan antara 3-4 meter. Jalanan utama di area itu dilaporkan tergenangi banjir. Tayangan televisi setempat menunjukkan warga setempat berdiri di pinggir jalanan utama kota Petra dan di sepanjang jalanan di dekat gurun setempat agar terhindar dari genangan banjir.


Kementerian Pendidikan Yordania juga menginstruksikan sekolah-sekolah setempat untuk meliburkan kegiatan belajar-mengajar. Warga setempat, terutama yang tinggal di area terdampak dan dataran rendah, diimbau untuk mengungsi dari rumah masing-masing.

Banjir bandang ini terjadi lebih dari dua pekan setelah banjir melanda area Laut Hitam di Yordania dan menewaskan 21 orang, yang kebanyakan merupakan anak-anak sekolah yang sedang mengikuti karya wisata. Pekan lalu, Menteri Pendidikan dan Menteri Pariwisata Yordania mengundurkan diri terkait insiden di Laut Hitam tersebut.


(nvc/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed