DetikNews
Kamis 08 November 2018, 16:16 WIB

Selidiki Skandal Seks Pastor, Prancis Bentuk Komisi Independen

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selidiki Skandal Seks Pastor, Prancis Bentuk Komisi Independen Foto: BBC World
Paris - Para uskup Prancis akan membentuk komisi independen untuk menyelidiki kekerasan seksual terhadap anak-anak oleh pemuka agama di Gereja Katolik sejak tahun 1950.

Pembentukan komisi independen itu disampaikan oleh Konferensi Uskup Prancis (CEF) dalam sebuah statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (8/11/2018).

Disebutkan bahwa komisi tersebut akan mencoba memahami alasan-alasan yang mendorong cara penanganan skandal seks ini dan juga membuat sejumlah rekomendasi.



Pengumuman ini merupakan yang terbaru dari Gereja Katolik Prancis, yang mendapat tekanan akibat skandal-skandal lokal yang menurut para pengkritik, mendapat respons yang lamban.

CEF dalam pertemuannya di kota Lourdes, Prancis, menyatakan bahwa seorang tokoh senior akan ditunjuk sebagai kepala komisi dan anggota-anggota lainnya akan diumumkan. Dalam waktu dua tahun, komisi ini akan menyusun laporan hasil penyelidikan mereka, termasuk kemungkinan adanya proposal untuk kompensasi finansial bagi para korban.

Dalam statemen CEF disebutkan bahwa pekerjaan komisi ini akan mencakup "mengumpulkan kisah-kisah para korban guna lebih memahami alasan yang mendorong perbuatan tersebut" dan membantu upaya pencegahan.

Komisi ini akan mencakup hakim-hakim, ahli sejarah, spesialis anak dan para pakar lainnya.



Vatikan telah diguncang serangkaian skandal paedofilia yang dilakukan oleh para pastor di Australia, Eropa, Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Sebelumnya dalam laporan keuskupan Amerika Serikat pada Agustus lalu, lebih dari 300 pastor "predator" dituduh melakukan pelecehan seks terhadap lebih dari 1.000 anak-anak dalam kurun waktu selama tujuh dekade di negara bagian Pennsylvania.

Di Prancis, pastor paling senior yang telah ditangkap atas skandal seks ini adalah Kardinal Philippe Barbarin yang diadili pada Januari lalu atas dugaan menutup-nutupi seorang pastor yang dituduh melecehkan anak-anak laki-laki di wilayah Lyon pada tahun 1980-an.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed