DetikNews
Rabu 07 November 2018, 17:46 WIB

Pengacara Aisyah Sakit, Sidang Kasus Kim Jong-Nam Diundur Tahun Depan

Novi Christiastuti - detikNews
Pengacara Aisyah Sakit, Sidang Kasus Kim Jong-Nam Diundur Tahun Depan Siti Aisyah dalam persidangan beberapa waktu lalu (BBC World)
Kuala Lumpur - Persidangan kasus pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un, yang digelar di Malaysia ditunda hingga Januari 2019. Alasannya, pengacara salah satu terdakwa, Siti Aisyah, jatuh sakit.

Seperti dilansir AFP, Rabu (7/11/2018), persidangan dengan terdakwa warga negara Indonesia (WNI) bernama Siti Aisyah dan warga Vietnam bernama Doan Thi Huong ini dijadwalkan untuk kembali digelar pada awal bulan ini.

Agenda sidang kali ini adalah penyampaikan pembelaan oleh terdakwa Aisyah.

Persidangan dijadwalkan untuk dilanjutkan bulan ini setelah pada Agustus lalu, hakim Azmi Ariffin menyatakan ada cukup bukti untuk mendakwa kedua terdakwa atas pembunuhan. Hakim menyatakan Prima Facie (dasar argumen dakwaan) dalam kasus ini cukup kuat dan menerima pandangan jaksa bahwa kedua terdakwa telah menyebabkan kematian Kim Jong-Nam.


Namun pada pelaksanaannya, persidangan terpaksa ditunda dan akan dilanjutkan pada 7 Januari 2019. Dalam persidangan di Shah Alam, anggota tim pengacara Aisyah, Kulasevi Sandrasegaram, mengungkapkan bahwa pengacara utama Aisyah, Gooi Soon Seng, jatuh sakit.

Persidangan kasus ini memang terkesan berjalan lamban karena banyaknya saksi dan waktu pelaksanaan sidang yang tidak rutin yang memang sesuai dengan sistem peradilan Malaysia. Sejak Aisyah dan Doan mulai disidang pada Oktober 2017, pokok persidangan belum juga dibahas.

Dalam argumen pada awal bulan ini, tim pengacara Aisyah meminta pengadilan untuk memerintahkan jaksa agar memberikan pernyataan dari kepolisian demi membantu persidangan. Akan ada sesi khusus pada Desember mendatang untuk mendengarkan putusan atas permintaan ini.

Baik Aisyah maupun Doan terancam hukuman mati atas dakwaan membunuh Kim Jong-Nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada 13 Februari 2017. Dalam persidangan, kedua terdakwa sama-sama membantah seluruh dakwaan.


Keduanya, melalui pengacara mereka, berargumen bahwa mereka dijebak untuk melakukan aksi prank yang ternyata memicu kematian kakak tiri Kim Jong-Un itu. Sejumlah agen intelijen Korut yang diyakini mendalangi pembunuhan ini, ikut didakwa dalam kasus ini secara in-absentia.



Saksikan juga video 'WNI Terdakwa Pembunuhan Kakak Kim Jong-un Divonis Hari Ini':

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed