Setelah hampir tiga minggu di mana ia menyangkal sesuatu yang tidak diinginkan telah terjadi di tempat diplomatiknya di Turki, Arab Saudi mengakui Khashoggi telah meninggal tetapi mengatakan itu adalah akibat tidak disengaja dari perkelahian.
Kepala Asosiasi Media Arab Turki dan seorang teman Khashoggi, Turan Kislakci meminta Arab Saudi untuk menyerahkan tubuh Khashoggi. Dia ingin mengadakan pemakaman untuk temannya itu.
"Beri kami Jamal, supaya kita bisa mengadakan pemakaman baginya. Agar semua orang yang peduli padanya, pemimpin dunia, bisa datang ke sini ke Istanbul untuk menghadiri pemakaman," kata Kislakci kepada media di depan konsulat Arab Saudi di Istanbul, seperti dilansir CNN, Minggu (21/10/2018).
Baca juga: Misteri Tewasnya Khashoggi Mulai Terkuak! |
Kislakci juga menyebut, pembunuhan terhadap Khashoggi merupakan tindakan yang brutal. Dia juga mengenang dugaan kasus disanderanya Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri pada November tahun lalu.
"Tepat 18 hari yang lalu, pembunuhan brutal dilakukan. Seperti Saad Hariri, kami pikir (Khashoggi) akan keluar. Tiga hari kemudian kami kehilangan harapan itu," katanya.
Sementara itu, tunangan Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz menulis sebuah pesan perpisahan. Dia menuntut keadilan untuk tunangannya itu.











































