DetikNews
Rabu 10 Oktober 2018, 17:58 WIB

Tersangka Pemerkosa dan Pembunuh Wartawati Bulgaria Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Tersangka Pemerkosa dan Pembunuh Wartawati Bulgaria Ditangkap Ilustrasi (Thinkstock)
Sofia - Seorang tersangka yang diduga bertanggung jawab atas pemerkosaan dan pembunuhan wartawati Bulgaria, Viktoria Marinova, telah ditangkap. Tersangka yang seorang pria asal Bulgaria itu berhasil ditangkap di Jerman.

Marinova yang berusia 30 tahun ditemukan tewas pada Sabtu (6/10) lalu. Jenazahnya ditemukan di jalur pejalan kaki di area yang dipenuhi pepohonan di wilayah Ruse. Penyelidikan menunjukkan penyebab kematian Marinova adalah benturan keras di kepala dan sesak napas akibat dicekik.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (10/10/2018), Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Mladen Marinov mengatakan bahwa penangkapan di Jerman itu dilakukan atas permintaan otoritas Bulgaria. Marinov mengharapkan agar Jerman segera mengekstradisi pria itu ke Bulgaria.

Penangkapan itu terjadi pada Selasa (9/10) waktu setempat, di kota Stade, tepatnya di rumah kerabat tersangka. Tersangka diidentifikasi sebagai Severin Krasimirov dan berusia 21 tahun. Marinov menyebut tersangka berasal dari Ruse dan tinggal di taman dekat jenazah Marinova ditemukan. Tersangka diketahui meninggalkan Bulgaria pada Minggu (7/10) waktu setempat.


Jaksa setempat menyebut barang-barang Marinova seperti telepon genggam, kunci mobil, kacamata dan sebagian pakaiannya hilang saat jenazahnya ditemukan. Otoritas Bulgaria juga menyebut bahwa Marinova diperkosa sebelum dibunuh.

Motif pemerkosaan dan pembunuhan ini belum diketahui pasti. Jaksa Agung, Sotir Tsatsarov, dalam konferensi pers menyatakan belum bisa memastikan apakah pembunuhan ini terkait dengan kinerja Marinova sebagai jurnalis investigasi. Disebutkan Tsatsarov bahwa bukti-bukti yang didapatkan sejauh ini menunjukkan pemerkosaan dan pembunuhan ini dilakukan secara spontan.

"Kami telah mengumpulkan banyak bukti, yang untuk sementara waktu menunjukkan orang itu (tersangka-red) yang bersalah. Dia telah didakwa secara in absentia atas dua tindak kriminal -- pemerkosaan dan pembunuhan berencana dengan kekejaman ekstrem," sebutnya.

"Kami belum bisa menyatakan pada saat ini bahwa pembunuhannya terkait dengan aktivitas profesionalnya. Kami akan terus menyelidiki seluruh dugaan yang mungkin," imbuh Tsatsarov.


Diketahui bahwa dalam acara televisi terakhirnya pada 30 September, Marinova memperkenalkan dua jurnalis yang sedang menyelidiki dugaan korupsi melibatkan dana Uni Eropa. Saat itu, Marinova menyatakan bahwa acaranya sendiri, 'Detector', yang tayang di televisi setempat NTV akan melakukan penyelidikan serupa.

Kematian Marinova memicu kemarahan publik Bulgaria. Terlebih saat ini banyak orang di Bulgaria yang merasa frustrasi dengan korupsi dan peradilan tidak efektif yang telah dikritik oleh Komisi Eropa.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed