DetikNews
Rabu 10 Oktober 2018, 13:57 WIB

Trump: Pertemuan Kedua dengan Kim Jong-Un Digelar Usai Pemilu Sela

Novi Christiastuti - detikNews
Trump: Pertemuan Kedua dengan Kim Jong-Un Digelar Usai Pemilu Sela Donald Trump dan Kim Jong-Un dalam pertemuan pertama mereka di Singapura pada Juni lalu (REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut pertemuan kedua dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un akan digelar setelah pemilihan umum (pemilu) sela AS yang jatuh pada bulan November mendatang. Disebutkan Trump bahwa ada beberapa lokasi yang dipertimbangkan.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (10/10/2018), hal itu disampaikan Trump kepada wartawan saat akan terbang ke Iowa untuk menghadiri kampanye politik menjelang pemilu sela parlemen AS. Dijadwalkan pemilu sela AS akan digelar pada 6 November.

"Itu akan digelar setelah pemilu sela. Saya tidak bisa pergi sekarang," ucap Trump merujuk pada pertemuan kedua antara dirinya dan Kim Jong-Un.

Kepada wartawan, Trump juga menyebut bahwa rencana pertemuan kedua dengan Kim Jong-Un masih terus disusun.


Diakui Trump bahwa perundingan antara AS dan Korut mencapai kemajuan 'luar biasa'. Menurut Trump, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo melakukan perundingan yang sangat baik dengan Kim Jong-Un dalam kunjungan keempat ke Korut pada akhir pekan lalu.

Disebutkan juga oleh Trump, tiga atau empat lokasi tengah dipertimbangkan sebagai tempat pertemuan kedua dengan Kim Jong-Un.

Sebelumnya, pertemuan pertama yang bersejarah antara Trump dan Kim Jong-Un digelar pada 12 Juni lalu di Singapura. Dalam pertemuan itu, Kim Jong-Un berjanji untuk mengupayakan langkah-langkah menuju denuklirisasi Semenanjung Korea. Namun janji itu tidak juga ditepati. Permintaan AS agar Korut melakukan pendataan menyeluruh atas persenjataan dan fasilitas dan menyerahkan senjata nuklirnya, belum juga diwujudkan.


Masih saja, Trump mengklaim ada kemajuan yang tercapai sejauh ini. "Tidak ada roket mengudara, tidak ada rudal mengudara, tidak ada uji coba nuklir. Kita telah mencapai kemajuan luar biasa -- lebih dari luar biasa," ucap Trump di Ruang Oval Gedung Putih.

"Tapi saya setuju untuk bertemu. Kita memiliki hubungan sangat baik dengan Ketua Kim (Kim Jong-Un-red). Saya menyukai dia, dia menyukai saya, hubungannya baik," imbuhnya.

Dalam pernyataan terpisah, Menlu Pompeo menyebut AS dan Korut 'semakin dekat' untuk menyepakati detail pertemuan kedua antara Trump dan Kim Jong-Un.

Ditambahkan Pompeo, Kim Jong-Un menyatakan siap untuk mengizinkan para pemeriksa internasional masuk ke area uji coba nuklir Punggye-ri di Korut dan fasilitas uji coba mesin rudal Sohae, begitu AS dan Korut menyepakati logistik.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed