"Operasi terjadwal rutin yang dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas dengan mitra-mitra dan sekutu kami di kawasan tersebut," kata Juru Bicara Pentagon, Letnan Kolonel Dave Eastburn kepada Reuters, Kamis (27/9/2018). Pesawat B-52 melintas pada Selasa (25/9) kemarin.
Padahal, AS dan China tergolong cukup sering berselisih soal militerisasi di perairan Laut China Selatan. Laut yang satu ini menjadi sengketa antara China, Taiwan, Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan komplikasi permasalahan seperti itu, seolah-olah hubungan AS dengan China seperti sedang berada di titik nadir. Trump bahkan menyebut persahabatannya dengan Presiden China Xi Jinping bisa berakhir.
"Dia (Xi) mungkin bukan teman saya lagi, tapi saya pikir dia mungkin menghormati saya," ujar Trump seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (27/9/2018).
Padahal sebelumnya, Trump sempat beberapa kali memuji hubungan baiknya dengan Xi Jinping. Trump juga memuji Xi atas perannya dalam menekan Korea Utara (Korut) terkait program nuklirnya.
(dnu/rvk)











































