Seperti dilansir AFP, Kamis (27/9/2018), saat ditanya wartawan dalam konferensi pers di New York, Trump memberikan konfirmasi bahwa dirinya memang menolak pertemuan empat mata dengan Trudeau.
"Iya, saya menolaknya," ujar Trump.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS dan Kanada tengah menghadapi jalan buntu dalam upaya perundingan selama setahun terakhir. Terutama terkait Kesepakatan Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) -- antara AS, Kanada dan Meksiko -- yang dinilai Trump sebagai penyebab berkurangnya lapangan pekerjaan dan menurunnya sektor industri di AS.
Trump menyatakan keraguannya bahwa NAFTA akan bisa dirundingkan kembali. Dia malah mengancam akan memberlakukan tarif pada seluruh impor otomotif dari Kanada ke AS.
"Saya harus jujur kepada Anda, kami tidak cocok dengan perunding mereka (Kanada-red). Kami pikir perunding mereka telah memanfaatkan negara ini sejak lama," sebut Trump.
"Saya tidak suka NAFTA. Saya tidak pernah menyukainya. Itu sangat buruk bagi Amerika Serikat. Itu baik bagi Kanada. Itu baik bagi Meksiko. Sangat buruk bagi kita," ujarnya.
Diketahui bahwa Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, telah menghabiskan banyak waktu di Washington DC sepanjang bulan lalu untuk berunding dengan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer. Freeland menyatakan ada kemajuan yang dicapai dan ada niat baik dalam perundingan.
Namun AS sendiri telah mencapai kesepakatan terpisah dengan Meksiko bulan lalu dan telah memberitahukan kepada Kongres AS soal niat untuk menandatangani perjanjian baru pada akhir November. Lighthizer menyebut waktu bagi Kanada telah habis untuk ikut serta dalam perjanjian baru itu.
(nvc/ita)











































