DetikNews
Selasa 25 September 2018, 15:27 WIB

5 Tahun Simpan Jasad Bayi di Loker, Wanita Jepang Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
5 Tahun Simpan Jasad Bayi di Loker, Wanita Jepang Ditangkap Ilustrasi (AFP/Behrouz MEHRI)
Tokyo - Seorang wanita berusia 49 tahun ditangkap Kepolisian Tokyo di Jepang karena menyimpan jasad bayi di dalam loker. Jasad bayi yang dilahirkan wanita itu disimpan di dalam loker selama bertahun-tahun.

Seperti dilansir AFP, Selasa (25/9/2018), identitas wanita yang ditangkap ini tidak disebut lebih lanjut oleh kepolisian. Wanita ini disebut sebagai wanita pengangguran.

Loker yang dipakai menyimpan jasad bayi itu merupakan loker umum yang ada di dekat Stasiun Uguisudani yang masuk wilayah Tokyo. Loker itu merupakan jenis loker koin atau pembayarannya menggunakan uang koin untuk jangka waktu tertentu.

"Tersangka ... meninggalkan jasad seorang bayi di dalam loker," sebut juru bicara Kepolisian Tokyo.


Temuan itu didapat pada 13 September lalu. Laporan media-media lokal menyebut wanita itu menyerahkan diri ke polisi setempat.

Kepada polisi, wanita itu mengaku telah menyimpan jasad bayi di dalam loker di dekat stasiun, sejak mengalami stillbirth atau kondisi melahirkan janin yang sudah meninggal di dalam kandungan. Jasad bayi itu dilahirkan sekitar 'empat atau lima tahun lalu'.

Selama jangka waktu itu, wanita ini beberapa kali memindah-mindahkan jasad bayinya.

"Saya panik setelah saya tidak melahirkan bayi yang hidup dan menyimpan jasadnya karena saya tidak bisa membuangnya," tutur wanita itu kepada penyidik kepolisian seperti dikutip Kyodo News.


Dilaporkan Kyodo News, wanita ini memutuskan untuk menyerahkan diri ke polisi setelah dia diusir dari tempat tinggalnya. Wanita ini sengaja meninggalkan kunci loker dan mengira seseorang akan menemukan jasad bayi yang disimpannya itu.



Tonton juga 'Seram! Ini Fakta Menarik Rumah Sakit Jiwa Gonjiam':

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed