DetikNews
Rabu 12 September 2018, 19:01 WIB

2 Pria Rusia Dituduh Racuni Mata-mata, Putin: Mereka Warga Sipil

Novi Christiastuti - detikNews
2 Pria Rusia Dituduh Racuni Mata-mata, Putin: Mereka Warga Sipil Alexander Petrov (kiri) dan Ruslan Boshirov (kanan) (Metropolitan Police handout via REUTERS)
Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim tahu soal identitas dua warganya yang sedang diburu otoritas Inggris terkait diracunnya eks mata-mata Sergei Skripal. Putin juga menyebut dua warga Rusia itu adalah warga sipil dan bukan pelaku kriminal.

Pekan lalu, jaksa Inggris merilis identitas dan foto-foto dua pria Rusia yang disebut beroperasi dalam penyamaran. Dua pria Rusia bernama Alexander Petrov dan Ruslan Boshirov diburu atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap Skripal dan putrinya, Yulia, dengan gas saraf level militer, Novichok.


Seperti dilansir AFP dan Reuters, Rabu (12/9/2018), Putin membahas soal dua pria Rusia itu saat berbicara dalam forum ekonomi di Vladivostok. Forum itu dihadiri juga oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden China Xi Jinping.

Disebutkan Putin bahwa pihaknya telah menemukan dua pria Rusia itu. Dia meminta kedua pria itu untuk muncul ke media dan memberi keterangan.

"Tentu kami memeriksa siapa orang-orang ini. Kami tahu siapa mereka, kami telah menemukan mereka," sebut Putin. "Ya, saya harap mereka akan menunjukkan diri mereka dan bicara soal diri mereka. Itu akan lebih baik bagi semuanya," imbuhnya.

"Tidak ada yang spesial di sana, tidak ada tindak kriminal, saya jamin. Kita akan lihat nanti," tegas Putin.


Otoritas Inggris menyebut dua pria Rusia itu sebagai agen intelijen militer Rusia. Keduanya disebut hampir pasti bertindak atas perintah dari atas. Dalam pernyataannya, Putin menyangkal dugaan itu.

"Mereka itu warga sipil, tentu saja. Saya meminta kepada mereka jika mereka mendengar kita hari ini. Mereka akan datang di suatu lokasi, kepada Anda, media massa," sebut Putin merujuk pada dua pria Rusia itu.

Otoritas Inggris juga telah merilis surat perintah penangkapan untuk Petrov dan Boshirov. Surat perintah penangkapan yang dirilis berlaku untuk seluruh wilayah Eropa.

Tidak hanya itu, otoritas Inggris menyebut Putin yang paling bertanggung jawab atas serangan terhadap Skripal dan putrinya ini. Otoritas Rusia sendiri sudah berulang kali menyangkal tuduhan itu.




Tonton juga 'Penangkapan Sekelompok Mantan Mata-mata Malaysia':

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed