Sudah 30 Orang Tewas Akibat Gempa dan Tanah Longsor di Jepang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 08 Sep 2018 13:53 WIB
gempa bumi dan tanah longsor di Pulau Hokkaido, Jepang (Foto: Reuters)
Tokyo - Korban jiwa akibat gempa bumi dan tanah longsor di Pulau Hokkaido, Jepang utara terus bertambah. Sejauh ini, jumlah korban jiwa telah mencapai 30 orang. Sekitar 40 ribu petugas penyelamat, termasuk tentara-tentara Jepang dikerahkan untuk menemukan para korban yang tertimpa longsor.

Mayoritas korban tewas berasal dari kota kecil Atsuma, di mana sekelompok tempat tinggal rusak ketika lereng bukit runtuh akibat gempa bermagnitudo 6,6 pada Kamis (6/9) lalu. Menurut pemerintah setempat, sekitar sembilan orang masih belum ditemukan di kota tersebut dan sekitar 400 orang mengalami luka-luka ringan.




"Kami tak pernah mengalami tanah longsor di sini," ujar Akira Matsushita yang kehilangan saudara laki-lakinya di Atsuma.

"Saya tak bisa mempercayainya hingga saya melihatnya sendiri dengan kedua mata saya," ujarnya kepada TV Asahi. "Ketika saya melihat itu (tanah longsor), saya tahu tak ada yang bisa selamat," imbuhnya.

Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga mengatakan, sekitar 40 ribu petugas penyelamat, termasuk militer, terus melakukan pencarian korban dengan bantuan sejumlah buldoser, anjing pelacak dan 75 helikopter.

"Mereka melakukan yang terbaik sepanjang waktu," ujar Suga kepada para wartawan.


Akibat gempa yang terjadi pada Kamis (6/8) tersebut, sekitar 16 ribu orang mengungsi ke pusat-pusat penampungan.

Gempa yang memicu tanah longsor ini merupakan bencana kedua yang melanda Jepang pada pekan ini, setelah topan mematikan Jebi menghantam pantai barat negara itu. Jebi, topan terkuat yang menghantam Jepang dalam 25 tahun, menewaskan sedikitnya 10 orang dan menyebabkan banyak kerusakan dan kekacauan. (ita/ita)