DetikNews
Rabu 05 September 2018, 09:32 WIB

Rudal Israel Hantam Posisi Militer Iran di Suriah, 3 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Rudal Israel Hantam Posisi Militer Iran di Suriah, 3 Orang Tewas Ilustrasi (AFP Photo/Karam Al-Masri)
Damaskus - Rudal-rudal milik Israel menghantam posisi militer Iran di wilayah Suriah. Serangan rudal ini menewaskan tiga orang tentara Suriah dan melukai puluhan orang lainnya.

Seperti dilansir AFP, Rabu (5/9/2018), Syrian Observatory for Human Rights melaporkan bahwa rudal-rudal Israel itu ditargetkan ke posisi militer Iran di Hama dan Tartus pada Selasa (4/9) waktu setempat.

Salah satu serangan rudal mengenai wilayah Wadi al-Oyoun di Provinsi Hama, tepatnya di dekat sebuah pusat riset yang pernah digempur Israel pada Juli dan tahun 2017 lalu. Posisi militer Iran di Banias, Provinsi Tartus, juga terkena serangan rudal Israel lainnya.

Observatory melaporkan tiga tentara Suriah tewas dan 23 orang lainnya, yang terdiri dari 14 warga Suriah dan sembilan warga Iran, mengalami luka-luka.


Secara terpisah, kantor berita Suriah, SANA, menyebut sistem pertahanan udara Suriah telah menembak jatuh sejumlah rudal yang ditembakkan dari pesawat-pesawat perang Israel.

"Sistem pertahanan udara merespons sebuah agresi Israel yang dilakukan menggunakan pesawat... yang menargetkan sejumlah posisi militer kami di Provinsi Tartus dan Hama," sebut sumber militer Suriah yang dikutip SANA.

Juru bicara militer Israel menolak untuk mengomentari laporan tersebut. Namun seorang pejabat militer Israel yang enggan disebut namanya, dalam konfirmasi langka, menyebut pihaknya telah melancarkan 200 serangan terhadap target-target militer Iran di wilayah Suriah dalam 18 bulan terakhir.

Otoritas Israel telah bersumpah untuk mencegah Iran yang merupakan musuh utamanya, semakin menancapkan pengaruh militernya di Suriah. Diketahui bahwa Iran mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad dalam konflik Suriah yang masih berlanjut.


Dalam beberapa bulan terakhir, rentetan serangan yang menewaskan warga Iran di Suriah dikait-kaitkan dengan Israel, namun militer Israel jarang mengonfirmasinya.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed