Kantor berita resmi Korut, KCNA melaporkan "akademisi dan profesor" Ju Kyu Chang meninggal pada Senin (3/9) waktu setempat karena "pancytopenia", penyakit darah. Pria tersebut meninggal pada usia 89 tahun.
KCNA melaporkan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/9/2018), Profesor Ju merupakan "revolusioner sepuh yang membuat kontribusi hebat untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kantor berita Korea Selatan (Korsel), Yonhap, Ju mengawasi peluncuran roket jarak jauh Korut, Unha 2 pada tahun 2009. Peluncuran itu disaksikannya bersama pemimpin Korut saat itu, Kim Jong Il. Dia juga sangat terlibat dalam pengembangan dua roket jarak jauh Unha-3 pada tahun 2012 sebelum pensiun pada tahun 2015.
(ita/ita)











































