detikNews
Selasa 28 Agustus 2018, 17:09 WIB

Israel Hancurkan Rumah Remaja Palestina Penyerang Warganya

Novi Christiastuti - detikNews
Israel Hancurkan Rumah Remaja Palestina Penyerang Warganya Puing-puing rumah warga Palestina usai dihancurkan militer Israel (REUTERS/Mohamad Torokman)
Tepi Barat - Militer Israel menghancurkan rumah milik keluarga remaja Palestina yang menyerang dan menewaskan warga Israel di Tepi Barat. Remaja itu sendiri ditembak mati usai melakukan serangan pada bulan lalu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (28/8/2018), penghancuran rumah warga Palestina itu dilakukan pada Selasa (28/8) waktu setempat. Rekaman yang disebarkan militer Israel menunjukkan sebuah buldoser menghancurkan sebuah rumah satu lantai di desa Kauber, sebelah utara kota Ramallah.

Rumah yang dihancurkan itu merupakan milik keluarga remaja Palestina bernama Mohammed Tareq Ibraham Dar Youssef (17). Pada 26 Juli lalu, Dar Youssef menyusup masuk ke permukiman Adam di Tepi Barat dan menikam tiga orang di sana.


Salah satu korbannya, Yotam Ovadia (31), yang seorang warga Israel tewas akibat penikaman itu. Dar Youssef sendiri ditembak hingga tewas oleh salah satu korbannya yang mengalami luka-luka.

Dituturkan paman Dar Youssef, Khaled Abu Ayyoush, orangtua Dar Youssef bersama dua saudara laki-laki dan dua saudara perempuan Dar Youssef tinggal di rumah yang dihancurkan militer Israel itu. Penghancuran dilakukan malam hari secara tiba-tiba. Menurut Abu Ayyoush, pihak keluarga tidak mengetahui apapun termasuk rencana serangan Dar Youssef.

"Kenapa mereka ikut disalahkan? Kebijakan Israel yang berkelanjutan dalam melakukan hukuman secara kolektif sungguh tak kenal ampun," ucapnya.


Diketahui bahwa Mahkamah Agung Israel memperkuat kebijakan pengancuran rumah-rumah pelaku penyerangan di Israel. Otoritas Israel sendiri menyebut kebijakan itu sebagai penghukum dan penangkal calon penyerang.

Dalam pernyataan terpisah, militer Israel menyebut para tentara yang dikerahkan ke desa Kauber untuk melakukan penghancuran sempat dihadang puluhan warga Palestina yang melemparkan batu, molotov dan bom pipa. Aksi warga Palestina itu ditanggapi dengan 'cara pembubaran kerusuhan' oleh tentara Israel. Tidak ada tentara Israel yang menjadi korban dalam aksi itu. Belum diketahui apakah ada korban dari pihak Palestina.

"Kami masuk (ke desa Kauber) pada malam hari untuk melakukan pengepungan dan kami menghancurkan rumah teroris," tegas Komandan Batalion Israel yang melakukan penghancuran, Letnan Kolonel Liron Appleman.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com