DetikNews
Kamis 23 Agustus 2018, 18:08 WIB

ISIS Mengklaim Dalangi Aksi Penikaman di Pinggiran Paris

Novi Christiastuti - detikNews
ISIS Mengklaim Dalangi Aksi Penikaman di Pinggiran Paris Situasi di lokasi serangan pisau (REUTERS/Philippe Wojazer)
Paris - Korban tewas akibat aksi penikaman di pinggiran Paris, Prancis bertambah menjadi dua orang. Kedua korban disebut sebagai ibu dan saudara perempuan pelaku. Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas insiden mematikan ini.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (23/8/2018), otoritas Prancis dalam pernyataan terbaru memastikan pelaku tewas usai ditembak polisi. Sebelumnya kondisi pelaku sempat simpang-siur.

"Operasi polisi telah berakhir ... pelaku dilumpuhkan dan tewas," sebut otoritas prefektur setempat dalam pernyataan via Twitter.

Sumber Kementerian Dalam Negeri Prancis menyebut kedua korban tewas merupakan ibunda dan saudara perempuan pelaku. Satu orang lainnya mengalami luka serius dalam insiden ini.


Pelaku membunuh kedua korban di jalanan sebelum bersembunyi di dalam salah satu rumah di Trappes, yang berjarak 30 kilometer dari Paris. Saat pelaku meninggalkan rumah itu dan berlari ke arah polisi dalam cara mengancam, polisi menembaknya. Tembakan itu menewaskan pelaku.

Identitas pelaku belum diungkap ke publik. Namun media lokal, BFM TV, melaporkan pelaku lahir tahun 1982 dan sudah dikenal oleh kepolisian setempat, bahkan pernah dihukum beberapa tahun lalu karena menjadi 'pembela terorisme'.

Dalam pernyataan via situs kantor beritanya, Amaq, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. ISIS mengklaim pelaku serangan merupakan anggotanya, yang disebut sebagai 'petempur Daulah Islamiyah'. Namun ISIS tidak memberikan bukti atas klaimnya ini.

Dilaporkan BFM TV dan Le Parisien, pelaku sempat berteriak 'Allahu akbar' saat melakukan serangan. "Allahu akbar, jika Anda masuk saya akan menyerang Anda semua," teriak pelaku. Informasi itu belum dikonfirmasi oleh Kepolisian Prancis secara resmi.


Belum diketahui apa motif pelaku dalam serangan pisau ini. Namun sumber Kementerian Dalam Negeri Prancis menyatakan polisi tengah menyelidiki motif pertikaian keluarga di balik insiden ini.



Tonton juga video: 'Taliban Usir ISIS dari Afghanistan'

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed