DetikNews
Sabtu 18 Agustus 2018, 16:54 WIB

Sekjen PBB Ajukan 4 Opsi untuk Lindungi Warga Palestina

Novi Christiastuti - detikNews
Sekjen PBB Ajukan 4 Opsi untuk Lindungi Warga Palestina Warga Palestina sedang menunggu untuk melintasi perbatasan Rafah (Dok. REUTERS/Mohammed Salem)
New York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengungkapkan empat opsi untuk meningkatkan perlindungan bagi warga Palestina yang ada di wilayah pendudukan Israel. Apa saja opsi itu?

Seperti dilansir AFP, Sabtu (18/8/2018), proposal Guterres itu disampaikan dalam laporan setebal 14 halaman yang diminta oleh Majelis Umum PBB dalam menanggapi semakin memanasnya situasi di Gaza. Diketahui bahwa sedikitnya 171 warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel dalam rentetan unjuk rasa di perbatasan Gaza sejak Maret lalu.

Empat opsi yang diajukan Guterres itu terdiri atas, pertama, mengerahkan 'kehadiran PBB yang lebih kuat di lapangan' dengan pemantau HAM dan pejabat politik untuk melaporkan situasi.

Kedua, menyalurkan lebih banyak bantuan kemanusiaan dan pembangunan PBB untuk 'memastikan kesejahteraan populasi'.


Ketiga, membentuk misi peninjau sipil yang akan mendatangi area-area sensitif seperti pos pemeriksaan dan dekat permukiman Israel, dengan mandat untuk melaporkan isu-isu perlindungan.

Keempat, mengerahkan pasukan militer atau polisi bersenjata, di bawah mandat PBB, untuk memberikan perlindungan fisik bagi warga sipil Palestina.

Ditekankan oleh Guterres bahwa diperlukan kerja sama antara Israel dan Palestina untuk mewujudkan setiap opsi tersebut. Terlepas dari itu, diperkirakan sangat kecil kemungkinan Israel akan menyetujui proposal ini.

Mandat PBB untuk mengerahkan pasukan perlindungan memerlukan keputusan resmi dari Dewan Keamanan (DK) PBB. Diketahui bahwa Amerika Serikat (AS) sebagai anggota tetap DK PBB bisa saja menggunakan hak veto untuk memblokir setiap langkah yang ditentang Israel, sekutunya.


Dalam sidang Majelis Umum PBB yang dihadiri 193 negara, Guterres ditugaskan menyusun proposal untuk 'sebuah mekanisme perlindungan internasional' bagi warga Palestina. Majelis Umum PBB juga telah menyatakan kecaman terhadap Israel atas banyaknya korban jiwa dari pihak Palestina dalam bentrokan di perbatasan Gaza.

Ditegaskan Guterres, solusi politik diperlukan untuk memastikan keselamatan warga Palestina. "Hingga solusi semacam itu tercapai, negara-negara anggota (PBB) perlu menjajaki seluruh langkah-langkah praktik dan mungkin dilakukan, yang secara signifikan akan meningkatkan perlindungan bagi warga sipil Palestina," tegasnya.

"Langkah-langkah seperti itu juga akan meningkatkan keamanan warga sipil Israel," imbuh Guterres.


(nvc/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed