Insiden itu terjadi pada Senin (13/8) malam waktu setempat ketika seorang pemuda berumur 19 tahun menyerang mobil-mobil di luar rumahnya.
Kepala dinas ambulans wilayah tersebut, Jean-Jacques Girard mengatakan pada harian Sud-Ouest seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/8/2018), dirinya melihat pemuda tersebut "menendang dan meninju kendaraan pertama, kemudian mobil kedua, dan juga mengitari para pengendara perempuan."
Dua petugas paramedis yang menyaksikan insiden itu mencoba menenangkan pemuda asal Afghanistan tersebut. Namun dia kemudian masuk ke dalam rumahnya dan kembali dengan membawa sebilah pisau dan langsung menyerang orang-orang.
Dia kemudian beralih ke dua kakak-beradik berumur 64 tahun dan 68 tahun yang tinggal di sebelah rumahnya. Dia menikam kedua kakek tersebut hingga menyebabkan salah satunya mengalami luka parah di bagian paru-paru, dan seorang lagi terluka di punggung.
Pria itu akhirnya dikalahkan oleh salah satu kakak-beradik tersebut dan seorang pria yang membantunya untuk merebut pisau. Polisi kemudian menangkap pemuda tersebut.
Kepolisian mengesampingkan motif terorisme atas penikaman tersebut. Otoritas setempat menyatakan, pemuda asal Afghanistan itu memiliki masalah psikologis. (ita/ita)











































