detikNews
Rabu 08 Agustus 2018, 19:03 WIB

Taiwan Ejek China yang Larang Film Baru Winnie the Pooh

Novi Christiastuti - detikNews
Taiwan Ejek China yang Larang Film Baru Winnie the Pooh Ilustrasi (ebcitizen.com)
Taipei - Pemerintah Taiwan menghina otoritas China yang dikabarkan melarang penayangan film Disney berjudul 'Christopher Robin' yang menampilkan karakter beruang Winnie the Pooh. Diketahui bahwa selama ini Winnie the Pooh dibandingkan dengan Presiden China Xi Jinping.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Rabu (8/8/2018), seorang sumber yang memahami persoalan ini menyebut otoritas China telah menolak permintaan pihak Walt Disney Co untuk menayangkan film 'Christopher Robin' di China.

Tidak diketahui secara jelas alasan otoritas China menolak permintaan Disney itu. Sumber yang sama menyatakan, otoritas China biasanya memang tidak menjelaskan alasannya saat melarang penayangan film-film Hollywood. Kementerian Kebudayaan China menolak berkomentar dan mempersilakan agar pertanyaan diajukan ke Badan Radio dan Televisi Nasional, yang belum memberi tanggapan.


Komentar justru datang dari pemerintah Taiwan yang melontarkan sindiran dan ejekan. Kementerian Luar Negeri Taiwan melalui akun Twitter resminya memposting sebuah gambar maskot pariwisata mereka yang juga karakter beruang dan dipanggil 'Oh Bear'. Postingan Kementerian Luar Negeri Taiwan itu menyebut 'Oh Bear' kecewa karena film yang menampilkan 'sepupunya Winnie (the Pooh)' dilarang oleh otoritas China.

"Jangan buat kesalahan: Semua beruang diciptakan setara di Taiwan dan 'Christopher Robin' ditayangkan secara nasional (di Taiwan)," demikian bunyi postingan Twitter dari Kementerian Luar Negeri Taiwan.

Film baru Disney berjudul 'Christopher Robin' ini mengisahkan soal Christopher Robin yang sudah dewasa dan bertemu kembali dengan teman-teman masa kecilnya dari Hundred Acre Wood, termasuk Winnie the Pooh dan Piglet.

Belum ada pengumuman resmi dari pemerintah China terkait larangan tayang film 'Christopher Robin'. Namun media-media mengaitkan larangan tayang itu dengan kebijakan pemerintah China menekan karakter Winnie the Pooh di wilayahnya.


Para netizen di China kerap mengaitkan Winnie the Pooh dengan Presiden Xi. Mereka mengklaim ada kemiripan luar biasa antara keduanya hingga memicu sensor besar-besaran oleh pemerintah China. Namun beberapa menggunakan karakter Winnie the Pooh sebagai simbol perlawanan.

Meme populer menampilkan gambar Presiden Xi dan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang sedang berjalan berdampingan, yang dibandingkan dengan adegan saat Winnie the Pooh berjalan bersisian dengan karakter harimau bernama 'Tigger' yang tinggi. Sindiran lain menampilkan perbandingan mobil mainan Winnie the Pooh dengan Presiden Xi saat menghadiri parade militer.

Netizen di China menanggapi beragam larangan tayang ini. "Jika mereka tidak mengizinkannya tayang di China, leluconnya akan menjadi semakin besar," ucap seorang pengguna situs media sosial Weibo.

"Tidak peduli apa yang mereka lakukan. Ada internet, saya bisa membajaknya," timpal pengguna Weibo lainnya.


(nvc/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed