Seperti dilansir AFP, Rabu (1/8/2018), laporan media-media lokal awalnya menyebut pria itu meledakkan diri dengan sabuk peledak, namun kemudian dipastikan pria itu menggunakan granat. Insiden ini terjadi pada Selasa (31/7) pagi, sekitar pukul 08.30 waktu setempat.
Lapangan bola itu sedang dalam kondisi kosong saat pria itu meledakkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pin dan serpihan granat dari alat itu ditemukan di lokasi," imbuh pernyataan itu.
Insiden ini terungkap saat seorang saksi mata yang menghubungi kepolisian setempat dan melaporkan melihat seorang pria yang berjalan ke tengah lapangan sepak bola lalu meledakkan diri.
Identitas pria yang tewas itu tidak diungkap ke publik, hanya disebut usianya 65 tahun. "Diidentifikasi dengan cepat sebagai warga lokal dan seorang mantan tentara karier," sebut pernyataan kantor jaksa setempat.
Dituturkan jaksa setempat bahwa penggeledahan di rumah pria itu berujung temuan sebuah pesan yang diduga surat bunuh diri. Isi pesan itu tidak diungkap ke publik. Tidak ada peledak yang ditemukan di dalam rumah pria itu. Motif pria ini meledakkan diri tidak diketahui pasti.
Insiden ini tidak ditangani otoritas Belgia sebagai dugaan aksi terorisme. Dalam pernyataan terpisah, kantor jaksa federal Belgia yang menangani kasus-kasus teror menyatakan pihaknya tidak itu menyelidiki insiden ini.
Tonton juga video: '15 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan'