Seperti dilansir media Singapura, Channel News Asia, Selasa (31/7/2018), dalam surat kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), PM Lee menyatakan dirinya 'merasakan kesedihan mendalam' atas gempa NTB yang sejauh ini menewaskan 16 orang.
"Saya merasakan kesedihan mendalam atas kabar gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barta, yang berujung pada hilangnya nyawa secara tragis, korban luka-luka dan kehancuran," ucap PM Lee dalam suratnya kepada Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atas nama rakyat Singapura, saya menyampaikan belasungkawa setulus hati bagi Indonesia dan para keluarga yang terdampak bencana ini," imbuh PM Lee.
"Pikiran kami tertuju pada rakyat Indonesia dalam masa-masa sulit ini, dan saya mendoakan para korban luka mengalami kesembuhan segera," ucapnya.
Lebih lanjut, PM Lee menyatakan Singapura siap memberi bantuan kepada Indonesia terkait pemulihan usai gempa bumi. "Singapura siap membantu Indonesia dalam cara apapun yang kami mampu," tegasnya.
Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut 16 orang tewas dan 355 orang lainnya mengalami luka-luka akibat gempa pada Minggu (29/7). Korban tewas terdiri atas 15 warga negara Indonesia dan satu warga negara Malaysia bernama Siti Nur Ismawida (30).
Gempa itu juga membuat 454 rumah rusak, dengan jumlah warga yang mengungsi mencapai 5.141 orang. Bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah juga sudah diberikan kepada korban gempa bumi NTB.
Tonton juga 'Penyelamatan Dramatis dari Reruntuhan Gempa di Lombok':
(nvc/tor)











































