Diduga Terkait Ulama Gulen, Guru Turki Sempat Diculik di Mongolia

Rina Atriana - detikNews
Senin, 30 Jul 2018 18:40 WIB
Fethullah Gulen (Dok. detikcom)
Ulaanbaatar - Seorang guru yang berasal dari Turki sempat diculik di Ulaanbaatar, Mongolia. Beruntung guru tersebut berhasil dibebaskan setelah sempat dibawa ke pesawat.

Dikutip dari Reuters, Senin (30/7/2018), media lokal melaporkan nama guru tersebut adalah Veysel Akcay. Akcay berterima kasih kepada orang-orang Mongolia yang telah membatalkan penerbangan sebuah pesawat yang dipakai penculik untuk membawanya.


Menurut teman dan keluarga Akcay melalui media sosial mereka, Akcay diculik di depan apartemennya pada Jumat (27/7) pagi waktu setempat. Akcay berhasil diselamatkan sehari berselang.

Akcay yang telah tinggal di Mongolia selama 24 tahun dikait-kaitkan dengan jaringan ulama Muslim AS, Fethullah Gulen. Gulen sendiri selama ini dituduh sebagai dalang dari kudeta di Turki.


Pendukung Akcay menyebut pihak Turki sebagai dalang di balik penculikannya dan menduga ada motif politik di baliknya. Hanya saja Kedubes Turki dan Duta Besar-nya di Mongolia telah membantah hal tersebut.

Pihak berwenang Mongolia mengatakan proses penyelidikan masih dilakukan terkait upaya penculikan tersebut.

Atas insiden ini, Kementerian Luar Negeri Mongolia mengeluarkan statemen bahwa penculikan Akcay merupakan "tindakan pelanggaran kedaulatan dan kemerdekaan Mongolia yang tidak dapat diterima dan Mongolia akan sangat keberatan." (rna/ita)