ADVERTISEMENT

Batu 100 Kg Jatuh dari Tembok Ratapan, Nyaris Timpa Peziarah

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 24 Jul 2018 14:49 WIB
Potongan batu besar terjatuh dari lubang yang ada di bagian atas pada Tembok Ratapan di Yerusalem (REUTERS/Nir Elias)
Yerusalem - Sebuah potongan batu besar jatuh dari Tembok Ratapan dan nyaris menimpa seorang peziarah yang sedang berdoa di dekatnya. Otoritas Yerusalem lantas membatasi akses ke tempat suci umat Yahudi itu untuk sementara waktu.

"Batu, seberat 100 kilogram, jatuh di dekat seorang wanita yang sedang berdoa... tanpa mengenainya," Wali Kota Yerusalem, Nir Barkat, dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Selasa (24/7/2018).

Nir Barkat mengatakan, tidak adanya korban dalam insiden yang terjadi pada Senin (23/7) waktu setempat ini merupakan 'keajaiban besar'.

Pada hari yang sama, Nir Barkat mengunjungi bagian Tembok Ratapan yang merupakan lokasi kejadian bersama pejabat keamanan dan insinyur kota Yerusalem. Otoritas keamanan setempat langsung menyatakan lokasi itu berbahaya dan menutupnya untuk umum hingga pemeriksaan selesai dilakukan.


Dalam pernyataan terpisah, Rabbi Tembok Ratapan Shmuel Rabinowitz menyebut fakta bahwa insiden tersebut terjadi setelah acara perkumpulan umat Yahudi digelar di Tembok Ratapan, sungguh membuat cemas.

Pada Minggu (22/7) waktu setempat, puluhan ribu peziarah Yahudi memenuhi area utama dan lapangan terbuka Tembok Ratapan untuk menghadiri doa tahunan berkabung bagi runtuhnya kuil-kuil Yahudi era Alkitab, atau biasa disebut sebagai peringatan Tisha B'Av.

Insiden jatuhnya batu seberat 100 kilogram ini terjadi di area yang tergolong tidak terlalu banyak dikunjungi peziarah Yahudi. Di area tersebut, para peziarah pria dan wanita diperbolehkan berdoa bersama, yang kontra dengan praktik Yahudi Ortodoks.

Ditegaskan Rabbi Rabinowitz bahwa bebatuan yang ada di atas area doa utama di Tembok Ratapan secara rutin dilakukan pemeriksaan oleh tim profesional, sekitar dua kali dalam setahun.


Tembok Ratapan yang terletak di wilayah Yerusalem Timur yang kini diduduki Israel, merupakan tempat tersuci yang biasa digunakan untuk berdoa umat Yahudi. Mereka meyakini Tembok Ratapan merupakan satu-satunya tembok yang tersisa dari Second Temple, kuil suci era Alkitab yang dihancurkan Romawi pada 70 Masehi.

Di bagian atas Tembok Ratapan terdapat Temple Mount, kuil tersuci bagi umat Yahudi. Bagi umat muslim, kompleks yang sama disebut sebagai Haram al-Sharif, tempat tersuci ketiga dalam Islam setelah Mekah dan Madinah.



Tonton juga '58 Warga Palestina Tewas Ditembak Israel, Turki Berkabung':

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT