KBRI Terus Dampingi Mahasiswi Indonesia yang Diperkosa di Belanda

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 24 Jul 2018 06:06 WIB
Ilustrasi pemerkosaan (Foto: Zaki Alfarabi/detikcom)
Den Haag - Seorang mahasiswi asal Indonesia diperkosa di Rotterdam, Belanda, oleh orang tak dikenal. Pihak KBRI Den Haag terus melakukan pendampingan terhadap korban yang saat ini berada di rumah sakit.

"Belum semuanya (keluarga korban sudah tiba di Belanda). Tadi KBRI sudah memfasilitasi," kata Dubes Indonesia untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja saat dikonfirmasi detikcom, Senin (23/7/2018).



Saksikan juga video 'Pemerkosaan Gadis 7 Tahun Berujung Demo Besar-besaran di Pakistan':

[Gambas:Video 20detik]



Hingga Senin (23/7) kemarin, KBRI menyebut pihak RS saat ini belum mengizinkan korban dijenguk.

"Benar adanya peristiwa tersebut. Mahasiswi tersebut masih dalam perawatan. Pihak RS belum mengizinkan untuk dijenguk," ucap Dubes I Gusti Agung.

Seperti dilansir media Belanda RTV Rijnmond, pelaku mencoba mencekik korban dengan rantai sepeda dan memperkosanya. Korban yang tidak berdaya sempat tidak sadarkan diri.


RTV Rijnmond menyebut korban adalah mahasiswi pertukaran di salah satu universitas di Rotterdam. Perempuan itu berusia 20-an awal dan berasal dari Indonesia.

Kesaksian datang dari tetangga korban. Dia mendengar suara teriakan saat sedang menonton TV.

"Saya mendengar seseorang lari kemudian saya mendengar teriakan 'tidak!' dan suara meraung. Saya tidak langsung melihat keluar karena saya kira itu adalah anak-anak muda yang baru pulang," kata seorang lansia yang tinggal di dekat rumah korban kepada koran Belanda AD, seperti dilansir NL Times (rna/rna)