DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 15:11 WIB

KBRI dan PPLN Phnom Penh Jangkau WNI di Perbatasan Kamboja-Vietnam

Rita Uli Hutapea - detikNews
KBRI dan PPLN Phnom Penh Jangkau WNI di Perbatasan Kamboja-Vietnam Foto: KBRI Phnom Penh
Phnom Penh - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, Kamboja dan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) menemui masyarakat Indonesia di Chrey Thom, salah satu wilayah (communes) di Provinsi Kandal, Kamboja. Pertemuan tersebut salah satunya bertujuan untuk menyampaikan sosialisasi mengenai tahapan pemilihan umum nasional serentak pada tahun 2019 mendatang.

"Terima kasih kepada KBRI Phnom Penh yang telah berkinerja dengan sangat baik selama ini, membantu dengan tuntas permasalahan yang dialami WNI di sini...," tutur Jonathan, mewakili masyarakat Indonesia pada pertemuan silaturahmi antara KBRI dengan WNI di Chrey Thom tersebut.

"Keberadaan WNI di sini berkontribusi terhadap perekonomian dan mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. Sebagai Duta Besar RI, anggaplah saya sebagai orang tua dan saya berpesan taatilah peraturan setempat, apabila ada masalah, selesaikanlah secara kekeluargaan dan bicarakan dengan baik-baik, karena sesungguhnya tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan," ujar Dubes RI Sudirman Haseng kepada sekitar 30 WNI yang hadir dalam pertemuan pada Selasa (17/7) kemarin.

"KBRI senantiasa terbuka, silahkan hubungi KBRI kapan saja," imbuh Dubes RI dalam rilis pers KBRI Phnom Penh yang diterima detikcom, Rabu (18/7/2018) seraya menekankan pentingnya 'Sadar' Pemilu Nasional tahun 2019 serta mendorong WNI di Chrey Thom untuk menggunakan hak pilihnya.

Pada kesempatan tersebut, Nelson Simorangkir, Minister Counsellor Protokol Konsuler juga menyampaikan informasi pelayanan publik dan kekonsuleran serta menghimbau pentingnya suatu kontrak kerja antara perusahaan dengan WNI pekerja, sebagai dasar untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang mungkin terjadi.

Usai perkenalan Dubes RI, PPLN Phnom Penh menyampaikan sosialisasi mengenai tahapan Pemilihan Umum Nasional serentak pada tahun 2019, yang juga disambut dengan antusias.

"Kami sangat menghargai WNI di Chrey Thom karena merupakan kelompok WNI yang paling pertama menyampaikan data pemilih yang lengkap kepada kami. Jumlah WNI di Chrey Thom adalah sekitar 30% dari pemilih di Kamboja yang totalnya lebih dari 2.700 pemilih, dan kami harap kita semua turut serta mensukseskan Pemilu nasional 2019 mendatang," kata Agus Rachmat, warga Indonesia yang menjadi anggota PPLN Phnom Penh saat mengawali paparannya mengenai Sosialisasi Pemilu 2019.

Chrey Thom adalah salah satu wilayah perbatasan Kamboja-Vietnam dan merupakan kantong WNI dengan jumlah terbanyak di Kamboja, yaitu sekitar 800 orang (Jumlah WNI per Juni 2018 di Kamboja menurut data Lapor Diri KBRI adalah 3.149 orang). Mereka sebagian besar bekerja di bidang pariwisata dan perhotelan.

Selain didukung oleh lokasinya yang relatif tidak terlalu jauh dengan Ibu Kota Phnom Penh (sekitar 100 Km), pengurus komunitas di Chrey Thom sangat mengelola keberadaan WNI di wilayah tersebut dengan sangat baik, sehingga komunikasi dan koordinasi dengan KBRI Phnom Penh senantiasa terjalin. Hal ini tentunya sangat mendukung upaya-upaya perlindungan dan pelayanan kekonsuleran WNI di Kamboja.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed