DetikNews
Selasa 17 Juli 2018, 17:21 WIB

AS Tangkap Wanita Rusia yang Berkonspirasi Pengaruhi Politik

Novi Christiastuti - detikNews
AS Tangkap Wanita Rusia yang Berkonspirasi Pengaruhi Politik Mariia Butina dalam foto tahun 2013 (Itar-Tass/Zuma Press)
Washington DC - Seorang wanita Rusia ditangkap atas tuduhan berkonspirasi untuk mempengaruhi politik Amerika Serikat (AS). Wanita berusia 29 tahun ini dianggap otoritas AS sebagai mata-mata pemerintah Rusia.

Dituturkan Departemen Kehakiman AS, seperti dilansir AFP, Selasa (17/7/2018), wanita bernama Mariia Butina ini ditangkap di Washington pada Minggu (15/7) waktu setempat dan mulai disidangkan pada Senin (16/7) kemarin.

Butina didakwa berkonspirasi mempengaruhi politik AS dengan menjalin hubungan erat dengan sejumlah kelompok politik AS termasuk Asosiasi Senjata Nasional (NRA) yang sangat berpengaruh. Dia juga didakwa berkonspirasi untuk bertindak sebagai agen Rusia.

"Dengan mengembangkan hubungan dengan orang-orang AS dan menyusup ke dalam organisasi-organisasi yang memiliki pengaruh dalam politik Amerika," sebut Departemen Kehakiman AS dalam pernyataannya.


Saksikan juga video 'AS Nyatakan Keluar dari Dewan HAM PBB':

[Gambas:Video 20detik]



Penangkapan Butina ini diumumkan saat Presiden AS Donald Trump terbang kembali ke Washington dari Helsinki, Finlandia usai bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. Kecaman menghujani Trump usai pertemuan itu, karena dia dianggap gagal membela AS di hadapan Putin soal intervensi pilpres AS.

Departemen Kehakiman AS menyatakan bahwa Butina telah melanggar aturan hukum AS dengan tidak menjelaskan kepada otoritas AS bahwa dirinya bertindak atas nama pemerintah Rusia.

Dalam dokumen dakwaan, Butina disebut memiliki hubungan dekat dengan 'seorang pejabat Rusia' yang identitasnya tidak disebut lebih lanjut. Namun laporan berbagai media menyebut sosok yang dimaksud adalah politikus Rusia Alexander Torshin.

Torshin diketahui merupakan sekutu Putin dan seorang pejabat senior Bank Sentral Rusia. Dia juga mantan anggota parlemen Rusia. Tidak hanya itu, Torshin juga menjadi salah satu dari sejumlah pejabat senior Rusia yang mendapat sanksi AS.


Masih menurut dokumen dakwaan itu, Butina disebut melakukan aktivitas-aktivitas di AS atas arahan 'pejabat Rusia' itu. Disebutkan juga bahwa Butina dan sang 'pejabat Rusia' berupaya menjalin hubungan dengan para politikus AS untuk membangun komunikasi 'jalur belakang'.

"Yang bisa digunakan oleh Federasi Rusia untuk menembus para aparatur pembuat keputusan nasional AS," sebut dokumen dakwaan itu.

Salah satu hubungan yang diupayakan Butina adalah dengan 'organisasi hak senjata api' yang sekali lagi tidak disebut dalam dakwaan, namun luas diberitakan sebagai NRA, sekutu kuat Partai Republik AS. Butina sendiri diketahui merupakan aktivis senjata api yang pernah bergabung dengan kelompok Rusia bernama 'Right to Bear Arms'.

AS Tangkap Wanita Rusia yang Berkonspirasi Pengaruhi Politik

(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed