DetikNews
Sabtu 30 Juni 2018, 10:54 WIB

Tersangka Pelaku Buka Suara Soal Serangan Paris Tewaskan 130 Orang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Tersangka Pelaku Buka Suara Soal Serangan Paris Tewaskan 130 Orang Salah Abdeslam (Foto: Kepolisian Prancis)
Paris - Tersangka pelaku serangan teror di Paris, Prancis tahun 2015, Salah Abdeslam buka suara dan mengeluarkan pernyataan yang membenarkan tindakannya menewaskan 130 orang dalam serangan tersebut. Ini merupakan pernyataan langka yang disampaikan tersangka kepada pihak penyidik.

Selama ini, Salah Abdeslam yang ditahan di Prancis atas serangan pada November 2015 tersebut, menolak berbicara kepada penyidik sejak penangkapannya, lima bulan setelah serangan Paris tersebut. Namun pada Kamis (28/6) waktu setempat, Abdeslam menyampaikan statemen yang menirukan propaganda kelompok ISIS, yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan Paris tersebut.



Tonton juga video: 'Aksi May Day di Paris Berujung Ricuh'

[Gambas:Video 20detik]


"Kami tidak menyerang Anda karena Anda makan babi, Anda minum anggur atau Anda mendengarkan musik, namun muslim membela diri mereka terhadap orang-orang yang menyerang kami," tutur Abdeslam seperti diberitakan radio RTL dan France Inter, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/6/2018).

"Letakkan kemarahan Anda ke satu sisi dan pikirkan hal itu beberapa menit," ujar Abdeslam mengenai para korban tewas dan luka-luka. "Anda menderita akibat kesalahan-kesalahan yang dibuat para pemimpin Anda," imbuhnya.




Sebelumnya pada April lalu, pengadilan Belgia menjatuhkan vonis penjara 20 tahun pada Abdeslam atas baku tembak dengan polisi di Brussels, Belgia. Baku tembak itu menyebabkan tiga polisi terluka dan seorang tersangka teroris tewas. Dia ditangkap beberapa hari kemudian di kawasan pemukiman bermasalah, Molenbeek, di pinggiran ibukota Belgia.

Setelah vonis pengadilan Belgia tersebut, Abdeslam pun diserahkan kepada otoritas Prancis untuk diadili atas perannya dalam serangan Paris. Selama dalam tahanan, Abdeslam menolak untuk berbicara kepada penyidik. Ia diawasi 24 jam oleh kamera video di penjara Fleury-Merogis dekat Paris. Persidangan kasusnya akan mulai digelar pengadilan Prancis pada tahun 2019 mendatang.


Tersangka Pelaku Buka Suara Soal Serangan Paris Tewaskan 130 Orang

(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed