DetikNews
Senin 25 Juni 2018, 15:12 WIB

Polisi India Tangkap 2 Pemerkosa 5 Wanita Pekerja Amal

Novi Christiastuti - detikNews
Polisi India Tangkap 2 Pemerkosa 5 Wanita Pekerja Amal Maraknya kasus pemerkosaan di India menuai protes masyarakat setempat (REUTERS/Danish Siddiqui)
New Delhi - Kepolisian India berhasil menangkap dua pelaku pemerkosaan bergiliran terhadap lima wanita pekerja amal setempat. Empat pelaku lainnya masih terus diburu polisi.

Pemerkosaan ini terjadi di desa Kochang, distrik Khunti, wilayah Jharkhand pada Selasa (19/6) pekan lalu. Kelima korban merupakan aktivitas antiperdagangan manusia dan pekerja amal untuk organisasi nonpemerintah bernama Asha Kiran.

Seperti dilansir CNN, Senin (25/6/2018), kepolisian setempat menyebut ada enam pria yang melakukan pemerkosaan secara bergiliran kepada kelima korban. Saat ini, baru dua tersangka yang berhasil ditangkap dan akan segera didakwa. Polisi menyatakan empat orang lainnya masih diburu.


Salah satu yang ditangkap disebut sebagai seorang pria yang membantu mengelola sebuah sekolah di desa setempat. Pria yang tidak disebut identitasnya ini, didakwa bersekongkol dalam melakukan serangan terhadap para korban.

Kelima korban sedang bermain drama di pinggir jalan bersama tiga pria lainnya, saat diculik pelaku. Drama itu bertujuan meningkatkan kewaspadaan publik soal perdagangan manusia. Sekelompok pria bersenjata yang datang menaiki sepeda motor mengganggu penampilan mereka dan membawa mereka pergi secara paksa.

Disebutkan kepolisian setempat, para korban dibawa ke hutan terdekat oleh pelaku. Di hutan itu, para korban diperkosa secara bergiliran dan tiga pria yang ikut diculik bersama korban, dipukuli oleh pelaku. Polisi menyebut para korban dilepaskan sekitar tiga jam kemudian.


Polisi setempat menyatakan, kelima korban telah diperbolehkan pulang usai menjalani perawatan medis di rumah sakit. Mereka kini ditampung di sebuah tempat persembunyian yang dirahasiakan. Kelima korban kini dalam perlindungan kepolisian dan mendapatkan konseling trauma.

Organisasi Asha Kiran yang menjadi tempat para korban bekerja, merupakan organisasi nonpemerintah yang berjuang meningkatkan kewaspadaan soal perdagangan manusia. Organisasi ini mengelola rumah penampungan untuk anak-anak dan wanita muda yang menjadi korban perdagangan manusia. Kepolisian setempat meyakini para pelaku pemerkosaan merupakan anggota suku lokal yang tidak suka dengan orang luar.

"Mereka (anggota suku lokal) tidak percaya pada pemerintah daerah. Individu-individu ini diserang karena mereka orang luar. Ini menjadi persoalan di area ini dan polisi masih berupaya mendidik warga desa soal ini," ucap Deputi Inspektur Jenderal Kepolisian Jharkhand, Amol Homkar.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed