Serangan itu dilancarkan pada Sabtu (23/6) kemarin, seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (24/6/2018). Bersamaan dengan serangan tersebut, pasukan dari rezim pemerintah bersiap melakukan serangan darat.
"Serangan udara Rusia secara intens menyerang kota di bagian timur Daraa untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata di selatan Suriah disetujui pada tahun lalu," ucap Kepala Organisasi Pengamat HAM Suriah Rami Abdel Rahman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim monitor yang berbasis di Inggris itu menyebutkan setidaknya ada 25 serangan yang ditujukan pada zona yang ditempati para pemberontak. Namun, tidak dilaporkan ada berapa korban tewas dalam serangan itu. (dhn/imk)











































