DetikNews
Jumat 25 Mei 2018, 17:02 WIB

Kantor Pajak Malaysia Akan Selidiki Peran Jho Low di Skandal 1MDB

Rina Atriana - detikNews
Kantor Pajak Malaysia Akan Selidiki Peran Jho Low di Skandal 1MDB Skandal 1MDB (Foto: BBC World)
Kuala Lumpur - Kementerian Keuangan Malaysia telah meminta Kantor Pajak, dalam hal ini Dewan Pendapatan Dalam Negeri (IRB) untuk menyelidiki pengusaha Jho Low terkait skandal mega korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Tak hanya Jho Low, keluarganya juga akan diselidiki.

Dikutip dari Reuters, Jumat (25/5/2018), Menteri Keuangan Lim Guan Eng mengumumkan permintaan ke IRB tersebut melalui akun Twitternya.

"Dewan Pendapatan Dalam Negeri (IRB) diminta untuk menginvestigasi Jho Low dan keluarganya terkait pengembalian atau apapun yang diterima dalam skandal 1MDB," ujar Lim Guan Eng.


Low yang merupakan orang dekat mantan PM Malaysia Najib Razak, hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Sementara Najib yang kalah dalam pemilu 3 minggu lalu, telah dicekal untuk bepergian ke luar negeri.

Pencekalan Najib bersamaan dengan penyelidikan baru yang dilakukan pemerintahan Mahathir terkait skandal 1MDB yang menghilangkan dana miliaran dolar.


Sebelumnya nama Jho Low kerap dikait-kaitkan dengan skandal 1MDB khususnya terkait penyitaan yacht mewah senilai Rp 3,5 triliun di Bali. Disebutkan bahwa yacht tersebut milik Jho Low.

Perusahaan investasi 1MDB didirikan Najib Razak yang ditengarai ada praktik pencucian uang, salah satunya terkait yacht tersebut. Hakim praperadilan PN Jaksel telah memerintahkan Bareskrim Polri mengembalikan kapal yacht Rp 3,5 triliun ke pihak Equanimity (Cayman) Ltd Islands karena penyitaan yang dilakukan Polri dianggap tidak sah.
(rna/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed