DetikNews
Rabu 23 Mei 2018, 18:00 WIB

Kakek Inggris Bersalah Perkosa 2 Bocah Saat Berlibur ke Kenya

Novi Christiastuti - detikNews
Kakek Inggris Bersalah Perkosa 2 Bocah Saat Berlibur ke Kenya Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
London - Seorang kakek berusia 72 tahun dinyatakan bersalah oleh pengadilan Inggris atas pemerkosaan dua bocah asal Kenya. Pemerkosaan dilakukan kakek ini saat dia berlibur di negara Afrika Timur itu.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (23/5/2018), persidangan terhadap Keith Morris (72) ini menjadi contoh kolaborasi lintas perbatasan untuk menindak pelaku kejahatan seksual anak, terutama oleh turis-turis asing dari negara-negara Barat.

Badan Kejahatan Nasional Inggris dalam pernyataannya menyebut Moris dinyatakan bersalah atas sembilan dakwaan kejahatan seksual terhadap anak. Persidangan digelar di Leeds Crown Court, Inggris pada Selasa (22/5) waktu setempat. Sejumlah saksi mata asal Kenya dihadirkan via tayangan video dalam persidangan ini.


Moris yang berasal dari kota Hull, East Yorkshire, Inggris ini merupakan pensiunan tukang kunci. Tindakan bejat itu dilakukan Moris saat berlibur ke Kenya pada tahun 2016 dan 2017 lalu.

"Seorang pria asal Hull yang berteman dan membantu keluarga-keluarga rapuh di pedesaan Kenya demi mendapat akses ke anak-anak mereka, telah dinyatakan bersalah atas sembilan dakwaan kejahatan seksual anak," demikian pernyataan Badan Kejahatan Nasional Inggris.

Penyelidikan Kepolisian Kenya bersama Badan Kejahatan Nasional Inggris mendapati Morris telah mengunjungi sebuah desa di Kilifi, tujuan wisata pantai terkenal di Kenya, selama beberapa tahun.

"Seringkali (Morris) membawa anak-anak setempat pergi untuk jalan-jalan, di mana dia akan membelikan mereka hadiah dan tinggal bersama mereka di dalam kamar-kamar hotel," sebut Badan Kejahatan Nasional Inggris dalam pernyataannya.


Badan Kejahatan Nasional Inggris menyebut Morris telah mencabuli sejumlah anak di bawah umur tahun 2016 dan 2017. Dia akan dijatuhi vonis dalam sidang selanjutnya yang digelar 17 Juli mendatang.

Dalam kasus ini, Morris juga dinyatakan bersalah atas dua dakwaan merintangi hukum, setelah dia ketahuan mentransfer sejumlah uang ke orang-orang di Kenya sebagai 'imbalan untuk membantunya membuktikan dia tidak bersalah'.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed