DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 19:17 WIB

Pengacara: Polisi Berusaha Bongkar Brankas di Rumah Najib

Novi Christiastuti - detikNews
Pengacara: Polisi Berusaha Bongkar Brankas di Rumah Najib Situasi di sekitar rumah Najib saat penggeledahan (AFP PHOTO/Mohd RASFAN)
FOKUS BERITA: Najib Razak Ditangkap
Kuala Lumpur - Penggeledahan di rumah mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak masih berlanjut hingga Kamis (17/5) sore ini. Penyidik yang melakukan penggeledahan disebut sedang berusaha mengebor sebuah brankas berusia 20 tahun yang ada di dalam rumah Najib, setelah kuncinya menghilang.

Seperti dilansir media Malaysia, Malay Mail, Kamis (17/5/2018), hal itu diungkapkan oleh pengacara Najib, Harpal Singh Grewal, kepada wartawan yang berkumpul di luar rumah Najib di Taman Duta, Malaysia sejak Rabu (16/5) malam waktu setempat.

"Kuncinya hilang dan pengeboran ini memicu tekanan mental tak diperlukan bagi keluarga Najib yang disangkal haknya untuk menjalankan kewajiban keagamaan mereka pada hari pertama Ramadan," tutur Harpal.

"Polisi telah menyelesaikan sebagian besar penggeledahan mereka, tapi mereka sekarang berupaya membuka brankas yang sudah tidak dibuka selama dua dekade dan jauh sebelum Najib menjadi PM... Hanya Tuhan yang tahu apa yang ada di dalamnya," imbuhnya.


Dalam keterangan kepada wartawan, Harpal kembali menegaskan bahwa polisi hanya menyita sejumlah kotak berisi pakaian, tas wanita dan hadiah-hadiah dari dalam rumah Najib. Harpal menyebut tidak ada dokumen yang disita dari rumah itu.

Ditambahkan Harpal bahwa barang-barang yang disita polisi tidak memberatkan Najib maupun keluarganya terkait tudingan pelanggaran hukum. "Ini perintah penggeledahan biasa untuk melakukan penggeledahan sesuai Undang-undang Antipencucian uang," sebutnya.

Saat ditanya apakah Najib berstatus tahanan rumah, Harpal menjawab 'tidak'. Dia memastikan Najib bebas keluar-masuk rumahnya sesuka hati. "Dia (Najib-red), bagaimanapun juga, sangat lelah dan kesal atas insiden ini dan dia hanya bisa tidur selama dua atau tiga jam sejak semalam," ucapnya.

Selama penggeledahan berlangsung, akses ke area sekitar rumah Najib dibatasi. Seorang anggota Partai United Malay National Organisation (UMNO) yang ditemui wartawan di lokasi, mengaku dilarang masuk ke rumah Najib oleh polisi yang berjaga. Sejumlah tetangga Najib juga mengaku sempat ditanya-tanya polisi saat beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.


Laporan media-media Malaysia, termasuk Malay Mail, menyebut putra sulung Najib, Mohd Nizar Najib, sempat diizinkan masuk ke dalam rumah ayahnya pada Kamis (17/5) siang. Mobil jenis MPV berkaca gelap dengan nopol CDR yang diyakini membawa Nizar datang pukul 14.00 dan meninggalkan kawasan Taman Duta satu jam kemudian.

Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Kepolisian Malaysia, Komisioner Amar Singh, mengungkapkan bahwa penggeledahan dilakukan terkait penyelidikan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret Najib. Selain di rumah Najib di Taman Duta, penggeledahan juga dilakukan di empat lokasi lainnya.

"Kami sedang mengumpulkan informasi, kami akan memiliki lebih banyak rincian begitu menyelesaikan penggeledahan," sebut Amar.


(nvc/rna)
FOKUS BERITA: Najib Razak Ditangkap
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed