detikNews
Selasa 08 Mei 2018, 09:31 WIB

Ikuti AS, Paraguay Juga Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem Mei Ini

Novi Christiastuti - detikNews
Ikuti AS, Paraguay Juga Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem Mei Ini Ilustrasi (BBC World)
Asuncion - Satu lagi negara yang mengikuti langkah Amerika Serikat (AS) memindahkan Kedutaan Besar (Kedubes) di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem. Paraguay mengonfirmasi rencana memindahkan Kedubes mereka ke Yerusalem pada akhir Mei ini.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/5/2018), keputusan Paraguay memindahkan Kedubesnya ke Yerusalem ini dikonfirmasi seorang juru bicara pemerintahan Paraguay dan pihak Kementerian Luar Negeri Israel. Langkah yang diambil Paraguay ini mengikuti langkah AS dan Guatemala.

"Presiden Paraguay Horacio Cartes berencana untuk mengunjungi Israel pada akhir bulan, untuk membuka sebuah kedutaan di Yerusalem," sebut juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emmanuel Nahshon, dalam pernyataannya.


Dalam pernyataan terpisah, juru bicara pemerintah Paraguay menyatakan Presiden Cartes dijadwalkan untuk berkunjung ke Israel untuk menghadiri pemindahan kedutaan pada 21 Mei atau 22 Mei.

Pengumuman dari Paraguay ini diungkapkan seminggu sebelum AS membuka kedutaannya yang baru di Yerusalem pada 14 Mei mendatang. AS memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem setelah Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Desember 2017. Keputusan AS itu membuat senang Israel dan memicu kritikan global, terutama dari Palestina.

Pada Maret lalu, Presiden Guatemala Jimmy Morales mengumumkan bahwa negaranya juga akan memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Rencananya, kedutaan Guatemala di Yerusalem akan dibuka 16 Mei, dua hari usai AS membuka kedutaan yang baru di Yerusalem.


Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada April lalu menyebut 'sedikitnya separuh dari selusin' negara sekarang 'membahas secara serius' untuk mengikuti langkah AS. Saat itu Netanyahu tidak menyebut negara mana saja yang dibahasnya.

Selain AS, Guatemala dan Paraguay, Rumania sebelumnya juga mengumumkan rencana memindahkan kedutaan ke Yerusalem. Rumania menjadi negara anggota Uni Eropa pertama yang mengikuti langkah AS. Namun pengumuman yang dikonfirmasi Perdana Menteri Viorica Dancila ini ditentang oleh Presiden Rumania, Klaus Iohannis, yang menyebut rencana itu sebagai 'kesalahan'.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed