DetikNews
Kamis 03 Mei 2018, 19:07 WIB

2 Bangkai Kapal Abad ke-19 Ditemukan dalam Pencarian MH370

Novi Christiastuti - detikNews
2 Bangkai Kapal Abad ke-19 Ditemukan dalam Pencarian MH370 Citra sonar bangkai kapal besi dari abad ke-19 yang ditemukan dalam pencarian MH370 (Australian Transport Safety Bureau)
Perth - Dua bangkai kapal ditemukan dalam misi pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di perairan terpencil dekat Antartika. Dua bangkai kapal itu diketahui merupakan kapal niaga dari abad ke-19 yang membawa muatan batu bara dan masing-masing memiliki 30 awak.

Seperti dilansir AFP, Kamis (3/5/2018), temuan dua bangkai kapal dari abad ke-19 ini didapat di perairan Samudra Selatan atau Southern Ocean yang juga dikenal sebagai Samudra Antartika. Samudra ini membentang di selatan Bumi dan merupakan samudra terbaru di dunia.

Sejak menghilang pada Maret 2014, MH370 belum juga ditemukan. Upaya pencarian MH370 yang sempat dihentikan sejak Januari tahun lalu, kembali dimulai pada Januari tahun ini. Pencarian dengan kapal penelitian privat yang menyusuri dasar samudra masih nihil.


Namun ada dua bangkai kapal yang terdeteksi tim pencarian di kedalaman 3.900 meter di bawah laut. Museum Australia Barat telah menganalisis data sonar dan video dari temuan bangkai kapal itu.

"Kedua bangkai kapal faktanya merupakan kapal layar niaga dari abad ke-19 -- satu dari kayu dan satu dari besi -- keduanya membawa batu bara," ucap kurator arkeologi maritim pada Museum Australia Barat, Ross Anderson.

Kapal niaga pada era itu kemungkinan membawa awak sekitar 15-30 orang. Anderson menyebut, cenderung sulit untuk menentukan asal kapal itu, namun analisis mengarah pada informasi dari sumber-sumber pengiriman dari Inggris.


Bangkai kapal kayu diduga merupakan W Gordon, yang menghilang saat berlayar dari Glasgow di Skotlandia menuju Adelaide, Australia tahun 1876 silam. Atau bisa juga kapal Magdala yang berlayar dari Penarth di Wales menuju Ternate di Indonesia.

"Untuk bangkai kapal besi, mungkin kapal layar Kooringa (1894), Lake Ontario (1897), dan West Ridge (1883), dengan West Ridge paling sesuai dengan bukti," sebut Anderson.

Ditambahkan Anderson bahwa kedua kapal abad ke-19 itu diduga kuat tenggelam karena ledakan. "Bukti menunjukkan kapal tenggelam karena bencana besar seperti ledakan, yang cukup umum terjadi pada kapal kargo muatan batu bara," imbuhnya.

Hasil analisis menunjukkan bangkai kapal telah melapuk, dengan hanya objek-objek logam yang masih utuh. Salah satu temuan menarik adalah objek logam besar berbentuk persegi empat dengan panjang 6 meter. Objek ini awalnya sempat diduga kotak harta karun, namun ternyata hanya tangki air.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed