DetikNews
Rabu 25 April 2018, 16:02 WIB

Ke Studio Yoga Pakai Mobil Dinas, Menteri Jepang Minta Maaf

Novi Christiastuti - detikNews
Ke Studio Yoga Pakai Mobil Dinas, Menteri Jepang Minta Maaf Menteri Pendidikan Jepang, Yoshimasa Hayashi (AFP/Kazuhiro NOGI)
Tokyo - Menteri Pendidikan Jepang meminta maaf kepada publik usai ketahuan menggunakan mobil dinas saat mengunjungi sebuah studio yoga. Sang menteri juga menyangkal laporan yang menyebut fasilitas yoga itu menawarkan program 'yoga seksi privat'.

Seperti dilansir AFP, Rabu (25/4/2018), majalah mingguan Shukan Bunshun, pekan, melaporkan Menteri Pendidikan Jepang, Yoshimasa Hayashi, pernah mengunjungi sebuah studio yoga di distrik Ebisu, Tokyo, dengan mobil dinas. Hayashi mengikuti kelas privat di studio yoga itu.


Terungkapnya hal ini semakin menambah persoalan dalam pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe. Mulai dari skandal kronisme hingga berbagai tudingan pelecehan seksual menjerat jajaran pejabat dan menteri pemerintahan PM Ade, beberapa waktu terakhir.

"Saya meminta maaf karena memicu kebingungan di tengah situasi parlementer yang tegang," ucap Hayashi kepada wartawan setempat.

"Saat pemerintah menghadapi kemarahan dan banyak kritikan, saya akan mengabdi kepada rakyat dengan perilaku yang lebih disiplin lagi," imbuhnya, merujuk pada berbagai skandal yang menjerat anggota kabinet PM Abe.

"Saya seharusnya memberi batasan tegas antara urusan publik dan privat, meskipun kasus ini sudah sesuai dengan aturan," ujar Hayashi.


Dilaporkan media-media lokal Jepang bahwa para menteri diizinkan memakai kendaraan dinas untuk urusan privat yang berlangsung di antara acara publik.

Laporan majalah Shukan Bunshun juga menyebut studio yoga yang dikunjungi Hayashi sebagai studio 'yoga seksi privat' yang dimiliki oleh seorang mantan aktris porno dan menawarkan kelas privat juga pijat. Dalam pembelaannya, Hayashi menegaskan hanya mengikuti 'kelas yoga reguler dan pijat refleksi' untuk meningkatkan kondisi kesehatan.

Sementara itu, pemilik studio yoga itu menyangkal laporan Shukan Bunshun bahwa dirinya pernah menjadi aktris porno. Dia meminta majalah Shukan Bunshun meralat pemberitaannya dan meminta maaf kepadanya. "Saya dengan tegas menyangkal artikel yang menampilkan gambar tak senonoh dan sungguh berbeda dari fakta," tegas pemilik studio yoga yang tidak disebut namanya.

Situs studio yoga itu menyatakan menawarkan kelas privat untuk pria atau pasangan.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed