DetikNews
Rabu 18 April 2018, 12:35 WIB

Model Cantik Kanada Penyelundup 95 Kg Kokain Dibui 8 Tahun

Aditya Mardiastuti - detikNews
Model Cantik Kanada Penyelundup 95 Kg Kokain Dibui 8 Tahun Foto: Melina Roberge (dok. Instagram)
Sydney - Melina Roberge, model cantik asal Kanada penyelundup 95 kg kokain lewat kapal pesiar mewah divonis 8 tahun penjara.

Dilansir news.com.au, Rabu (18/4/2018), Roberge (24) hanya diam sambil menyeka air matanya ketika mendengar vonis hakim tersebut. Dia divonis lebih lama dibanding rekannya, mantan bintang porno, Isabelle Lagace (30) yang menerima potongan hukuman karena mengaku bersalah sejak awal.

Roberge akan menjalani hukuman minimal 4 tahun 9 bulan di penjara, dengan tanggal pembebasannya pada Mei 2021, tiga bulan setelah periode non pembebasan Lagace berakhir.

Wanita termuda dari komplotan penyelundup 95 kg kokain asal Kanada itu, menjadi pemberitaan utama di sejumlah media ketika dia dan Lagace memamerkan unggahan liburan kapal pesiar mereka di sejumlah tempat eksotis.


Rabu ini, Hakim Distrik New South Wales Kate Traill mengkritik salah satu alasan Roberge untuk menyelundupkan narkoba melalui kapal pesiar.

"Ini adalah dakwaan yang sangat menyedihkan di antara perempuan seusianya untuk mendapatkan harga diri di setiap unggahan Instagramnya," kata Traill.

"Sungguh menyedihkan ketika mereka berusaha untuk mencapai eksistensi yang hampa dari berapa banyak 'likes' yang mereka mendapatkan sebagai nilai ukur mereka," sambungnya.

"Dia tergoda dengan gaya hidup dan kesempatan untuk mengunggah foto-foto glamour di Instagram dari seluruh dunia. Hal ini menyoroti dampak negatif media sosial di kalangan wanita muda," tegas Traill.

Model Cantik Kanada Penyelundup 95 Kg Kokain Dibui 8 TahunFoto: Malina Roberge dan Isabelle Lagalace (dok. Instagram)

Hakim Traill, yang menerima alasan Roberge untuk menyelundupkan narkotika dengan alasan finansial, mengungkap jika wanita itu terlibat hubungan seksual dengan 'sugar daddy' perekrutnya.

Roberge yang mengenakan atasan warna hitam yang dipadu jaket putih dan celana panjang itu mengikat rambut panjang warna cokelatnya dengan gaya ekor kuda. Roberge mendengarkan putusan hakim itu sambil menggigit bibirnya dan sesekali mengusap air matanya dengan tisu.

Hakim Traill mengatakan Roberge telah memulai hubungan seksualnya dengan pria yang berusia lebih tua, yang disebutnya sebagai 'sugar daddy'.

"Pria itu membuatnya terkesima, dan memanjakannya dan terlibat hubungan lebih intim dengannya," kata Trail.

'Sugar daddy' itu membujuknya untuk menjadi wanita penghibur dan dia tidur bersama pria yang dikenalkan padanya di kelab malam.


Roberge yang diyakini menerima upah USD 100 ribu dari total USD 21 miliar penjualan kokain itu, dijatuhi hukuman karena memperdagangkan 29 kg-23 kg kokain murni- dari total kokain yang diimpor.

Dia dan temannya Lagace menjadi berita utama internasional dengan foto Instagram mereka saat berbikini di kawasan Sydney.

Kedua wanita itu, dan satu orang wanita Kanada berdarah Prancis Andre Tamine ditangkap pada Agustus 2016 saat kapal pesiar MS Sea Princess berlabuh di Sydney oleh Pasukan Perbatasan Australia yang menyergap kabin mereka.

Model Cantik Kanada Penyelundup 95 Kg Kokain Dibui 8 TahunFoto: Melina Roberge dan Isabelle Lagalace (dok. Istimewa)

Selama proses persidangan berlangsung, Roberge mengungkapkan seorang "sugar daddy" telah merekrutnya dan Lagace setelah mereka mendapatkan 10.000 euro dari bekerja sebagai wanita penghibur di Maroko.

Dokumen pengadilan yang dirilis usai pembacaan putusan menunjukkan wanita itu diberikan hadiah dan uang dan "jika saya tertarik" dia akan tidur dengan pria tersebut.

Pada Juni 2016 dia mengatakan dihubungi 'sugar daddy', dan dia menjadi wanita pengganti di momen terakhir di Kapal Pesiar MS Sea Princess.

Roberge dan Lagace mulanya terbang dengan pesawat kelas satu dari Inggris untuk bergabung dengan kapal pesiar dan bergaya glamour untuk bisnis impor narkotika.

Dua wanita itu kemudian diberikan tiket kapal pesiar mewah senilai USD 20 ribu dan uang saku 4 ribu euro. Roberge mengaku diminta berakting sebagai pengalih perhatian dan diajurkan untuk "mengambil foto pribadi di lokasi-lokasi eksotis dan mengungahnya di Instagram untuk menerima 'likes',".

Kapal pesiar Sea Pricess itu berhenti di Bermuda, Colombia, Panama, Ekuador, Peru, Chili dan Tahiti sebelum berlabuh di Sydney enam minggu kemudian.

Saat di perjalanan darat Peru itulah, Roberge yakin jika empat kru kapal pesiar itu terlibat dalam perdagangan narkotika, dan bahwa kokain itu diselundupkan ke kapal.

Bulan lalu, Roberge mengatakan kepada pengadilan di Syney bahwa dia "bersemangat" untuk mendapatkan perjalanan mewah yang tak mampu dia bayar.

Dia mengaku sempat bertengkar dengan pacarnya Jo sebelum berangkat pesiar, dengan pesan "Kita bertengkar setiap saat karena perjalanan narkotikamu,".

Sejak ditangkap dan ditahan di sejumlah lokasi penjara wanita Sydney, Roberge mengaku menyesali perbuatannya. Roberge menyatakan "permohonan maafnya kepada warga Australia" di hadapan pengadilan dan mengatakan sejak di penjara, "Saya telah menyaksikan banyak orang berjuang keluar dari ketagihan. Saya tidak mau menjadi bagian dari itu,".


(ams/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed