DetikNews
Selasa 17 April 2018, 19:15 WIB

2 Gajah Mati Tersetrum di Thailand, Pekerja Perkebunan Diburu

Novi Christiastuti - detikNews
2 Gajah Mati Tersetrum di Thailand, Pekerja Perkebunan Diburu Ilustrasi (AFP Photo/CHRISTOPHE ARCHAMBAULT)
Bangkok - Dua ekor gajah liar di Thailand mati tersetrum dalam beberapa bulan terakhir. Kepolisian Thailand sedang memburu pelaku yang diduga kuat menyetrum gajah-gajah itu.

Seperti dilansir AFP, Selasa (17/4/2018), polisi Thailand sedang memburu seorang pekerja perkebunan nanas yang diduga kuat membangun sebuah pagar listrik di sekitar area perkebunan itu. Perburuan dilakukan usai seekor gajah jantan ditemukan tak bernyawa di bagian luar perkebunan nanas di Provinsi Chonburi, akhir pekan lalu. Perkebunan nanas di wilayah itu memang berdekatan dengan sebuah taman nasional.

Pekerja perkebunan bernama Samin Jansamut itu sebelumnya telah didakwa atas perburuan liar terkait kematian seekor gajah liar lainnya, bulan lalu. Namun dia bebas usai membayar jaminan.


Gajah liar pertama yang mati bulan lalu merupakan gajah betina. Sedangkan gajah liar kedua yang mati akhir pekan lalu merupakan gajah jantan seberat 4 ton. Dituturkan otoritas Thailand bahwa gajah liar kedua ditemukan mati di lokasi berjarak 100 meter dari lokasi kematian gajah pertama.

"Tersangka menggunakan kawat untuk membuat pagar dan kemudian menghubungkannya ke sumber listrik...pada malam hari," sebut pejabat taman nasional setempat, Phadet Laithong. "Terdapat bekas terbakar pada bagian belalai dan bagian samping (gajah kedua), jadi kemungkinan besar gajah tersetrum," imbuhnya.

Kepolisian setempat kini tengah memburu Jansamut terkait kematian gajah liar kedua di area yang sama.


Diperkirakan ada lebih dari 3 ribu gajah liar di Thailand saat ini. Namun adanya penebangan hutan dan hilangnya habitat dalam beberapa tahun terakhir, membuat gajah-gajah liar semakin mendekati permukiman manusia.

Tak jarang saat gajah liar masuk desa di Thailand memicu insiden besar yang beberapa di antaranya berujung maut. Dalam beberapa kasus, gajah-gajah liar menginjak tanaman di perkebunan atau mencuri hasil panen para petani.

Menanggapi insiden ini, Soraida Salwala selaku pendiri LSM 'Friends of the Asian Elephant' mengaku sangat hancur mengetahui insiden penyetruman gajah liar di Chonburi. "Penyetruman seharusnya tidak dilakukan terhadap binatang apapun," ucap Salwala kepada AFP.

"Saya telah menyerukan dana darurat untuk memberi kompensasi pada para petani yang hasil panennya dimakan gajah-gajah," imbuhnya.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed