detikNews
Minggu 15 April 2018, 20:42 WIB

Pertemuan Langka Korsel-Korut dan Teguran Merokok ke Kim Jong Un

Rina Atriana - detikNews
Pertemuan Langka Korsel-Korut dan Teguran Merokok ke Kim Jong Un Makan malam pejabat Korsel dan Kim Jong Un di Korut (Foto: KCNA/via Reuters)
Pyongyang - Pertemuan langka antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan pejabat Korsel digelar awal maret 2018 lalu. Salah satu agenda pertemuan itu adalah makan malam bersama.

Ini merupakan pertama kalinya Kim Jong-Un bertemu dengan pejabat Korsel sejak mulai menjabat 2011 lalu. Makan malam itu dilaporkan digelar sejak pukul 18.00 waktu setempat.

Delegasi Korsel dipimpin oleh Kepala Kantor Keamanan Nasional Korsel, Chung Eui-Yong. Delegasi ini terdiri dari lima utusan khusus, termasuk Kepala Dinas Intelijen Nasional Korsel Suh Hoon dan Wakil Menteri Unifikasi Korsel Chun Hae-Sung, serta lima staf pendukung.


Ada kejadian yang cukup bikin tegang di sela makan malam santai itu. Chung Eui-Yong melontarkan teguran ke Kim Jong Un terkait kebiasaan merokoknya yang parah. Chung Eui-yong meminta Kim berhenti dari kebiasaan merokok tersebut.

"Bagaimana kalau berhenti merokok? Ini buruk untuk kesehatan Anda," kata Chung seperti dikutip oleh Asahi dan dilaporkan Japan Times, Minggu (15/4/2018).

Mantan Kepala Mata-mata Korut yang hadir dalam pertemuan itu, Kim Yong-chol, dikabarkan 'membeku' mendengar teguran Chung Eui-yong. Bagaimana tidak, di Korut menegur pemimpin tertinggi merupakan salah satu bentuk penghujatan terhadap negara. Di Korut pemimpin tertinggi dianggap setara dewa.


Tak diketahui apa respon Kim Jong Un terhadap teguran tersebut. Namun Istri Kim Jong Un, Ri Sol Ju, kemudian memberi komentarnya.

"Saya selalu memintanya untuk berhenti merokok, tetapi dia tidak mau mendengarkan saya," tutur Ri Sol Ju.

Dikutip dari AFP dan Reuters, Jumat (9/3), di makan malam itu Kim Jong-Un sempat melontarkan lelucon soal dirinya dan berjanji tak akan mengganggu Presiden Korsel Moon Jae-In dengan uji coba rudal.

"Saya telah mengubah pikiran saya hari ini dan Presiden Moon tidak perlu diganggu dari tidurnya dengan panggilan dini hari," ucap Kim Jong-Un.
(rna/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com