DetikNews
Rabu 11 April 2018, 18:28 WIB

Sadis! Pria Korsel Bunuh dan Masak Anjing Peliharaan Tetangga

Novi Christiastuti - detikNews
Sadis! Pria Korsel Bunuh dan Masak Anjing Peliharaan Tetangga Ilustrasi (AFP/Timothy A Clary)
Seoul - Sadis! Seorang pria di Korea Selatan (Korsel) nekat membunuh anjing peliharaan milik tetangganya yang terus menggonggong. Usai membunuh, pria ini memasak daging anjing itu dan mengundang pemilik anjing untuk makan bersama.

Seperti dilansir AFP, Rabu (11/4/2018), kasus pembunuhan anjing secara keji ini memancing kemarahan publik Korsel, terutama para netizen.

Pelaku yang membunuh dan memasak anjing peliharaan tetangganya itu diketahui berprofesi sebagai petani di kota Pyeongtaek. Identitas pelaku itu tidak diungkap ke publik, hanya disebutkan usianya 62 tahun.


Kepolisian setempat menyatakan, pelaku telah mengakui tindak kejahatannya kepada polisi. Aksi sadis pelaku terbongkar setelah seorang tetangga lainnya curiga dan memberitahu keluarga pemilik anjing peliharaan itu.

Kepada polisi, pelaku mengaku dirinya terganggu oleh suara gonggongan anjing peliharaan milik tetangganya itu. Anjing jenis Welsh Corgi yang berusia 2 tahun itu disebut pelaku menggonggong terus-menerus. Tindakan sadis pelaku berawal saat dia melemparkan batu ke arah anjing itu hingga membuat si anjing pingsan.

"Hanya setelah anjing itu pingsan, klaim pelaku, dia mencekik binatang itu dan memasaknya," sebut seorang detektif kepolisian kota Pyeongtaek yang menyelidiki kasus ini. "Pelaku kemudian mengundang sejumlah tetangganya untuk makan bersama, termasuk ayah dari keluarga pemilik anjing," imbuh detektif itu.


Keluarga pemilik anjing ini telah menyebar selebaran ke berbagai sudut kota Pyeongtaek dan menawarkan imbalan hingga 1 juta won (Rp 12,9 juta) demi mencari anjing kesayangan mereka yang hilang. Bahkan rumah pelaku sempat didatangi anak perempuan dari keluarga pemilik anjing.

"Ketika saya tiba di rumah pria itu, yang hanya berjarak tiga rumah dari rumah kami, dia menyampaikan simpati, berjanji untuk memberitahu kami jika dia menemukan anjing itu," tutur anak perempuan dari keluarga pemilik anjing yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Saat itu, pelaku diyakini sengaja menyembunyikan anjing yang sedang dicari itu, entah masih hidup atau sudah mati, di dalam gudangnya. Keesokan harinya, pelaku mengundang ayah dari keluarga pemilik anjing, untuk minum bersama dan menghiburnya soal anjing yang hilang.

"Dia bahkan mengundang para tetangga untuk makan daging anjing bersama, termasuk ayah saya yang tidak menerima undangan itu karena ayah bukan pemakan daging anjing," imbuh anak perempuan ini.


Atas perbuatannya ini, pelaku yang didakwa penganiayaan terhadap binatang terancam hukuman 2 tahun penjara atau denda 20 juta won (Rp 258 juta).

Daging anjing telah sejak lama dijadikan hidangan tradisional di Korsel. Namun konsumsi daging anjing semakin menurun beberapa waktu terakhir, terlebih karena mulai banyak warga Korsel yang lebih memilih menjadikan anjing sebagai peliharaan daripada diternakkan untuk dimakan. Kini, banyak kalangan muda Korsel yang memandang aksi memakan daging anjing sebagai hal tabu.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed