detikNews
Selasa 10 April 2018, 18:16 WIB

Kakek 112 Tahun di Jepang Dinobatkan Jadi Pria Tertua di Dunia

Novi Christiastuti - detikNews
Kakek 112 Tahun di Jepang Dinobatkan Jadi Pria Tertua di Dunia Masazo Nonaka (AFP/Jiji Press)
Tokyo - Gelar pria tertua di dunia dipegang oleh seorang kakek asal Jepang bernama Masazo Nonaka yang kini berusia 112 tahun. Di usia lanjut, kakek Nonaka gemar makan manisan dan berendam air panas.

Seperti dilansir AFP, Selasa (10/3/2018), kakek Nonaka lahir pada 25 Juli 1905, beberapa bulan sebelum Albert Einstein mempublikasi teori relativitas khusus. Dia menerima sertifikat pria tertua di dunia dari Guinness World Records di kediamannya di Hokkaido, Jepang, pekan ini.

Kakek Nonaka tinggal bersama keluarganya yang mengelola sebuah penginapan dengan kolam air panas.

"Dia membutuhkan kursi roda untuk bergerak tapi dia dalam kondisi baik," terang cucu kakek Nonaka, Yuko, kepada AFP.

"Dia suka makan semua jenis manisan -- gaya Jepang atau gaya Barat," imbuhnya.


"Dia membaca surat kabar setiap hari dan sering berendam di kolam air panas," sebut Yuko soal sosok kakeknya.

Kakek Nonaka diketahui memiliki tujuh saudara laki-laki dan satu saudara perempuan yang tinggal di kota Ashoro, Hokkaido. Tahun 1931, kakek Nonaka menikah dengan Hatsuno. Keduanya dikaruniai lima anak.

Guinness World Records menyatakan dalam keterangannya, kakek Nonaka telah secara resmi mengambil gelar pria tertua di dunia, setelah Francisco Nunez Olivera asal Spanyol meninggal dunia di usia 113 tahun pada Februari lalu.

Pihak Guinness World Records menyatakan tengah menyelidiki potensi pemegang gelar manusia tertua di dunia, karena tidak ada lagi yang mengklaimnya sejak Violet Brown dari Jamaica meninggal dunia di usia 117 tahun pada Juli 2017 lalu.

Jepang sendiri dikenal akan warganya yang panjang umur, dengan beberapa gelar wanita dan pria tertua pernah dipegang warga Jepang. Salah satunya Jiroemon Kimura yang meninggal dunia pada usia 116 tahun pada Juni 2013 lalu. Data pemerintah Jepang tahun lalu menyebut ada sekitar 68 ribu warga berusia 100 tahun atau lebih di negeri Sakura itu.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com