detikNews
Senin 09 April 2018, 14:43 WIB

Pengacara Aktris Porno Minta Trump Ditanyai Soal Uang Tutup Mulut

Novi Christiastuti - detikNews
Pengacara Aktris Porno Minta Trump Ditanyai Soal Uang Tutup Mulut Stormy Daniels, bintang porno yang mengaku jadi selingkuhan Trump (Instagram/Stormy Daniels)
Washington DC - Pengacara Stormy Daniels, aktris porno yang mengaku pernah jadi selingkuhan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengajukan permohonan ke pengadilan agar Trump diinterogasi soal uang tutup mulut. Trump sebelumnya membantah tahu-menahu soal uang tutup mulut itu.

Diketahui bahwa pengacara pribadi Trump, Michael Cohen, telah mengakui dirinya pernah membayar uang tutup mulut ke Daniels, atau yang bernama asli Stephanie Clifford, sebesar US$ 130 ribu (Rp 1,7 miliar). Cohen menyebut uang itu diakui diambil dari kantongnya sendiri.

Pembayaran uang tutup mulut itu dilakukan sebelum pemilihan presiden (pilpres) 2016 lalu, yang akhirnya dimenangkan Trump. Uang tutup mulut itu menjadi kesepakatan antara Trump yang diwakili Cohen dan Daniels yang diwakili pengacaranya, Michael Avenatti. Kesepakatan itu mengatur agar Daniels tidak buka mulut soal kisah perselingkuhannya dengan Trump.


Seperti dilansir Reuters, Senin (9/4/2018), kini yang menjadi pertanyaan apakah kesepakatan tutup mulut itu valid dan apakah persoalan ini harus diselesaikan di pengadilan secara terbuka atau melalui arbitrase privat.

Gedung Putih telah membantah bahwa Trump pernah berhubungan intim dengan Daniels. Pada Kamis (5/4) waktu setempat, Trump menjawab 'tidak' saat ditanya apakah dia tahu soal pembayaran uang tutup mulut dan dari mana uang itu berasal.

Sedangkan dalam wawancara dengan acara televisi CBS '60 Minutes', Daniels menyebut dirinya hanya berhubungan intim satu kali dengan Trump dan mengaku pernah diancam agar tidak membongkar kisahnya dengan Trump ke publik. Daniels juga menyebut dirinya merasa terancam untuk menandatangani kesepakatan tutup mulut. Daniels diwajibkan membayar ganti rugi US$ 20 juta jika melanggar kesepakatan tutup mulut itu.


Pengacara Trump, Cohen menyatakan keinginannya agar pertikaian ini diselesaikan melalui arbitrase privat, seperti diatur dalam kesepakatan tutup mulut itu. Namun pengacara Daniels, Avenatti menginginkan pertikaian ini diselesaikan di pengadilan terbuka.

Tidak hanya itu, dalam permohonan ke pengadilan pada Minggu (8/4) waktu setempat, Avenatti juga meminta agar Trump ditanyai soal pembayaran uang tutup mulut yang dilakukan Cohen.

"Jika Trump tidak menyuplai dana itu atau bahkan tidak tahu soal dana itu, ini akan menjadi fakta relevan lainnya yang menunjukkan bahwa dia tidak pernah memberi izin bagi kesepakatan penyelesaian itu," sebut Avenatti dalam permohonan itu.


Belum ada tanggapan resmi dari pihak Trump maupun Gedung Putih terkait hal ini.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed