Seperti dilansir Reuters, Kamis (5/4/2018), insiden ini terjadi di area Brooklyn, New York pada Rabu (4/4) waktu setempat. Polisi tidak merilis identitas pria yang ditembak mati, hanya disebut dia merupakan pria kulit hitam.
Namun media lokal AS, NY Daily News menyebut pria itu bernama Saheed Vassell (34) dan merupakan ayah dari seorang remaja putra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pelaku Penembakan di SMA Maryland AS Tewas |
Pria itu disebut melakukan gerakan tubuh seolah-olah melepas tembakan dengan dua tangan. Dia juga mengarahkan sebuah objek ke arah polisi yang ada di lokasi. Saat itu belum diketahui pasti objek yang dipegang pria ini.
Dalam konferensi pers, Kepala Kepolisian New York, Terence Monahan, menyebut tiga polisi berpakaian preman dan satu polisi berseragam melepas 10 kali tembakan ke arah pria itu.
"Ada panggilan yang menyebut seorang pria menodongkan apa yang diduga oleh penelepon 911 dan orang-orang sebagai sebuah pistol, ke arah orang-orang di jalanan," sebut Monahan. "Ketika kami mendekatinya, dia berbalik badan dengan membawa sesuatu seperti sebuah pistol, ke arah para petugas," imbuhnya.
Baca juga: Terkuak! Ini Motif Penembakan di YouTube |
Tembakan pun dilepaskan ke arah pria itu. Usai terkena tembakan polisi, pria itu dilarikan ke rumah sakit setempat dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Video yang diposting di media sosial menunjukkan kerumunan orang berkumpul di tepi jalan, setelah penembakan terjadi. Sejumlah orang meneriakkan kata-kata 'penindas' saat berhadapan dengan polisi di lokasi.
NY Daily News melaporkan, tidak ada senjata api yang ditemukan di lokasi. Kepolisian belakangan menyatakan pria itu menodongkan sebuah pipa logam dengan kenop di ujungnya.
Monahan menambahkan, pihak kepolisian masih menyelidiki insiden ini. Dia juga menyatakan bahwa rekaman video dari sejumlah toko di dekat lokasi menunjukkan pria itu membawa sebuah objek yang tampak seperti senjata api.
(nvc/ita)











































