Penangkapan tersebut dilakukan pada 12 Maret lalu namun baru diumumkan hari ini. Otoritas Israel tidak menyebutkan mengapa pengumuman penangkapan itu ditunda selama lebih dari tiga pekan.
Penangkapan tersebut diumumkan badan keamanan domestik Israel, Shin Bet dalam sebuah statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (4/4/2018). Disebutkan bahwa 10 warga Palestina dari kota Rafah di Gaza selatan saat itu tengah berada di atas sebuah perahu di luar zona penangkapan ikan yang diizinkan di Gaza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan bahwa setelah serangan rudal ke kapal Angkatan Laut Israel itu, akan dilanjukan dengan aksi penyanderaan awak kapal yang bisa digunakan untuk pertukaran tahanan. Juma rencananya akan dikenai dakwaan secara resmi pada Rabu ini.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut penangkapan tersebut "bukti niat nyata organisasi-organisasi teroris di Gaza".
Sebelumnya pada Jumat (30/3) lalu, puluhan ribu warga Palestina menggelar aksi demo besar-besaran di dekat perbatasan Gaza dengan Israel. Aksi tersebut diwarnai bentrokan dengan pasukan Israel hingga menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 18 demonstran Palestina dilaporkan tewas ditembak tentara-tentara Israel. Lebih dari 1.400 orang lainnya luka-luka dalam insiden di hari paling mematikan sejak perang tahun 2014 tersebut. Tak ada korban jiwa di pihak Israel. (ita/ita)











































